Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Stok LPG 3 Kg di Grobogan Naik Dua Kali Lipat, Pasokan Aman Jelang Idul Fitri 2026

Abdul Rochim • Jumat, 20 Maret 2026 | 22:59 WIB
Forkopinda Grobogan sidak LPG 3kg.
Forkopinda Grobogan sidak LPG 3kg.

GROBOGAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama jajaran Forkopimda melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Salah satu titik yang menjadi fokus pengecekan adalah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Putat di Purwodadi.

Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi, didampingi unsur Forkopimda.

Baca Juga: Satgas MBG Grobogan Siap Tutup Dapur Bermasalah, Evaluasi SPPG Diperketat

Dari hasil sidak tersebut, dipastikan bahwa stok gas LPG 3 kilogram dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran.

Manager Operasional SPBE Putat Purwodadi, Samekto Hidayat, mengungkapkan bahwa pasokan LPG menjelang Idul Fitri justru mengalami peningkatan signifikan.

Penambahan suplai dari Pertamina bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

“Stok dalam kondisi aman dan distribusi ke agen berjalan lancar. Penambahan pasokan dari Pertamina cukup besar, bahkan mencapai hingga 100 persen dibandingkan kondisi normal,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan LPG di SPBE Putat rata-rata mencapai 45 ton per hari atau setara dengan sekitar 30 ribu tabung ukuran 3 kilogram.

Namun menjelang Lebaran, jumlah pasokan meningkat hingga sekitar 60 ribu tabung per hari.

Dengan adanya peningkatan tersebut, pihak SPBE optimistis kebutuhan masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri dapat terpenuhi tanpa kendala.

Selain melakukan pengecekan LPG, rombongan juga meninjau aktivitas di Terminal Purwodadi.

Koordinator terminal, Soegijono, menyebutkan bahwa jumlah penumpang bus mengalami penurunan dibandingkan hari biasa.

Penurunan ini disebabkan oleh perubahan kebiasaan masyarakat dalam membeli tiket, yang kini lebih banyak dilakukan secara online.

Akibatnya, penumpang cenderung naik dari pool bus dibandingkan melalui terminal.

“Penumpang turun sekitar 60 persen. Banyak bus antar kota maupun pariwisata yang kini menjual tiket secara daring, sehingga keberangkatan lebih sering dari pool,” ujarnya.

Terminal Purwodadi sendiri merupakan terminal tipe B yang melayani berbagai rute perjalanan, baik antarkota dalam provinsi maupun antarkota antarprovinsi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Setyo Hadi juga melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Nglejok, Purwodadi. Hasilnya, secara umum harga bahan pokok masih relatif stabil menjelang Lebaran.

“Harga kebutuhan pokok masih terkendali, tidak ada kenaikan signifikan. Hanya cabai merah yang mengalami sedikit kenaikan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pengawasan intensif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, LPG, serta BBM tetap aman selama masa Lebaran.

“Stok LPG 3 kilogram aman karena ada penambahan kuota hingga dua kali lipat. Begitu juga dengan BBM di seluruh SPBU di Grobogan, semuanya dalam kondisi tercukupi,” tegasnya.  (mun)

Editor : Abdul Rochim
#mudik Lebaran #stok gas elpiji #idul fitri 2026 #pasokan lpg #spbe putat #pertamina lpg #stok lebaran #forkopimda grobogan #harga bahan pokok #terminal purwodadi #bbm grobogan #pemantauan stok #distribusi elpiji #lpg 3 kg #grobogan