GROBOGAN, RADARPATI.ID - Dari 50 anggota DPRD Grobogan terpilih periode 2024-2029 tiga di antaranya satu keluarga. Mereka Sukanto bersama istrinya Sri Murdiyati anaknya Arief Dwi Agustianto dari PKB.
OLEH: SIROJUL MUNIR, Radar Kudus, Grobogan
WAJAH Sukanto begitu sumringah. Dia memakai pakaian jas, berdasi, kemeja putih, dan celana serta peci hitam.
Pakaian yang dipakai sama dengan anaknya Arief Dwi Agustianto anaknya nomor tiga.
Sedangkan istrinya Sri Murdiyati memakai pakaian kebaya dipadukan jarik dan kerudung hijau.
Ketiganya baru saja dilantik menjadi anggota DPRD Grobogan periode 2024-2029.
Mereka juga diantar anaknya pertama, kedua yang kembar bersama istrinya masing-masing. Serta tiga cucu serta anak keempat perempuan.
Wajah bahagia, setelah dilantik jadi dewan lima tahun tak bisa disembunyikan dari mereka.
Keluarga Sukanto sebelumnya pada Pemilu 2019 di dapil dua meliputi Kecamatan Grobogan, Tawangharjo, Wirosari dan Ngaringan terpilih jadi anggota dewan.
Begitu juga dengan istrinya Sri Murdiati di dapil satu di Kecamatan Purwodadi, Toroh dan Geyer.
Kemudian pada Pemilu 2024 ini mengajak anaknya yang ketiga untuk meramaikan Pileg 2024.
Dia didaftarkan sebagai caleg nomor urut terakhir 12 di dapil lima meliputi Kecamatan Klambu, Brati, Godong, Penawangan, dan Karangrayung.
Menurutnya anaknya bisa menjadi anggota dewan merupakan keinginan anak sendiri.
Sebab, sebelumnya pernah mencoba tes CPNS tetapi tidak masuk. Kemudian belajar dan bekerja jadi pengacara.
Anaknya yang jadi merupakan anak ketiga. Sedangkan kakak pertamanya sudah menjadi PNS. Kakaknya lagi sudah menjadi pegawai di BUMD Grobogan.
”Alhamdulilah Mas. Tadi sudah resmi dilantik jadi anggota dewan Grobogan bersama anak dan istri. Mohon doa restunya agar bisa amanah,” kata Sukanto.
Setelah terpilih dirinya akan tancap gas untuk merealisasikan janji politik bersama konstituen sesuai dengan daerah pemilihan. Begitu juga anak istrinya yang terpilih.
Meski terpilih satu keluarga jadi dewan. Dirinya akan tetap professional di dewan dan partai.
Dalam Pemilu 2024 lalu partai PKB mendapatkan delapan kursi. Jumlah itu, meningkat satu kursi dibandingkan pada Pemilu 2019 lalu mendapatkan tujuh kursi.
Dari delapan kursi itu, tiga orang adalah keluarga Sukanto.
”Saya bersama keluarga bekerja secara profesional mas. Sebagai konsekuensi maka kami akan menempati kerja berbeda dengan menempati kerja di komisi berbeda,” ujarnya.
Keberhasilan Sukanto dan keluarga di Pemilu 2024 tersebut karena dirinya mendapatkan kepercayaan dari warga masyarakat Grobogan untuk menjadi wakil rakyat.
Selain itu, dirinya juga sudah berpengalaman dua periode jadi dewan. Salah satunya dengan menaruh anaknya di taruh di dapil lima.
Karena dirinya pernah nyaleg di dapil 5 saat masih di partai PDIP dengan suara terbanyak. Tetapi tidak jadi karena saat itu pemilihan menggunakan system urut angka.
Dari pengalaman itu, dirinya pada tahun 2009 ikut Pemilu ikut di Partai PDP. Kemudian jadi dewan.
Selanjutnya karena PDP tidak lolos verifikasi maka dirinya ikut gabung di PKB Pada tahun 2014 dan jadi dewan lagi lewat PKB.
Kemudian ikut Pileg lagi tahun 2019 jadi lagi. Jika dihitung maka sudah empat periode ini jadi dewan.
”Karena bapaknya orang politik ingin regenerasi anaknya jadi politik juga. Karena ikut politik di PKB berkah dapat doa dari para kyai dan santri,” aku dia.
Terkait dengan koordinasi di lapangan saat membentuk tim sukses. Dia menjadi mentor anaknya.
Selain itu, sebelumnya pada Pemilu 2019 sudah ikut terjun membantu bapak dan ibunya ke lapangan dan menjadi tim suksesnya.
”Maka sedikit banyak sudah tahu. Dan sudah jalan sendiri di lapangan. Nach kalau modalnya iya tentu ikut Mbahnya,” terang dia.
Sementara itu, terkait tentang kinerja nanti jika sudah ditetapkan dan dilantik jadi dewan. Maka sepenuhnya akan diserahkan kepada partai.
Sebab, jabatan dan yang lainya itu dari wewenang dari partai. Namun, untuk komisi akan dipisah dan tidak jadi satu sekeluarga.
Keputusan untuk mengajak anaknya dalam politik bertujuan untuk regenerasi kepada kaum muda untuk sadar berpolitik.
Sebab, mereka sebagai penerus generasi bangsa. Bahkan, dirinya akan pensiun jika anaknya sudah menjadi dewan dan sudah berkeluarga semua.
”Saat ini anak tiga saya sudah berkeluarga semua dan tinggal di rumah masing-masing. Tinggal anak perempuan saya yang masih kuliyah,” tambahnya.
Terkait dengan pemilihan Wakil Ketua DPRD Grobogan yang didapatkan PKB. Dirinya menyerahkan semua pada DPP PKB.
Sebab, pemilihan tersebut hak dari partai. Saat ini, DPC PKB Grobogan sudah mengajukan tiga nama.
Yaitu Mukhlisin Sekretaris DPC PKB, Mansata Indah Maratona Bendahara DPC PKB dan Sukato ketua Fraksi PKB. (*/zen)
Editor : Abdul Rochim