JAKARTA, RADARPATI.ID - Reza Rhardian menjadi sorotan publik ketika berorasi di Jakarta. Ini dia sosok dan prestasinya.
Reza Rahadian Matulessy, lahir pada 5 Maret 1987 di Bogor, adalah seorang aktor, model, penyanyi, dan sutradara berbakat asal Indonesia dengan keturunan Persia dan Ambon.
Kehilangan ayahnya sejak usia dini, Reza tumbuh sebagai anak yatim dan memulai perjalanan hidupnya dengan penuh kesulitan.
Di usia 10 tahun, Reza mulai membantu ibunya dengan menawarkan jasa pemotongan rumput di lingkungan sekitar menggunakan sepeda, menghasilkan sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per pekerjaan.
Usaha kerasnya dan tekad yang kuat membawanya ke Jakarta untuk mengejar karier profesional di dunia hiburan.
Kariernya dimulai di dunia modeling dan pada usia 17 tahun, ia meraih penghargaan sebagai Favorit Top Guest dari majalah remaja Aneka Yess.
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Ketua Festival Film Indonesia dari 2021 hingga 2023.
Reza adalah anak sulung dari Abdul Rahim, pria keturunan Persia, dan Pratiwi Widantini Matulessy, wanita keturunan Ambon.
Ia juga memiliki seorang adik tiri, David Jonathan Timothee Matulessy, dari pernikahan kedua ibunya.
Nama "Rahadian" menggabungkan nama orang tuanya, sementara "Matulessy" adalah nama keluarga ibunya.
Setelah orang tuanya berpisah saat ia berusia enam bulan, Reza dibesarkan oleh ibunya sebagai orang tua tunggal dalam lingkungan keluarga yang multikultural dan toleran.
Meskipun ibunya beragama Kristen, Reza kemudian memeluk Islam.
Reza memulai karier aktingnya sebagai figuran dalam serial TV "Bidadari" (2003-2004). Pada 2004, ia memenangkan penghargaan sebagai Favorite Top Guest dari majalah Aneka Yess!.
Pada 2009, Reza mendapat peran utama dalam film "Perempuan Berkalung Sorban" dan memenangkan Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Kesuksesan berlanjut dengan perannya dalam film "3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta" dan "Alangkah Lucunya (Negeri Ini)", di mana ia meraih penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2010.
Pada 2012, Reza menurunkan berat badan sekitar sepuluh kilogram untuk memerankan penderita anoreksia dalam film "Brokenhearts".
Ia juga tampil dalam "Perahu Kertas" dan sekuelnya sebagai Remi.
Di akhir tahun 2012, Reza berperan sebagai mantan Presiden B.J. Habibie dalam film biopik "Habibie & Ainun", yang membawanya meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2013.
Kesuksesan berlanjut pada 2016 dengan perannya dalam film "My Stupid Boss" dan penampilannya di teater "Bunga Penutup Abad", adaptasi dari novel Pramoedya Ananta Toer. Reza meraih gelar Pemeran Utama Pria Terbaik untuk ketiga kalinya di Festival Film Indonesia 2016. (*)
Editor : Abdul Rochim