2.000 Warga Pati Manfaatkan Speling, Dokter Spesialis Datangi Desa Tanpa Biaya


PATI – Warga di sejumlah desa di Kabupaten Pati kini bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa harus pergi ke rumah sakit.
Melalui program Dokter Spesialis Keliling (Speling), tenaga medis datang ke desa untuk memberikan pemeriksaan dan layanan kesehatan secara gratis.
Sejak pertama kali digelar pada 27 Mei 2025, program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut telah dimanfaatkan lebih dari 2.000 warga di Kabupaten Pati.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Luky Pratugas Narimo mengatakan, Speling menjadi salah satu upaya untuk mengatasi keterbatasan akses pelayanan kesehatan spesialistik, terutama bagi masyarakat pedesaan yang terkendala jarak menuju rumah sakit.
"Ada 57 lokus dari 406 desa di Kabupaten Pati yang telah ditetapkan oleh provinsi sebagai lokasi kegiatan Speling," jelas Luky.
Baca Juga: Safin Pati Borong Gelar di BLISPI Youth Cup V, U14 Juara dan U16 Runner-up
Menariknya, pelaksanaan program tersebut tidak didukung anggaran khusus.
Pelayanan dapat berjalan berkat kolaborasi pemerintah desa, puskesmas, dan rumah sakit yang turut berkontribusi menyediakan tenaga medis maupun mendukung kegiatan.
"Program ini tidak ada anggarannya khusus. Jadi ini kontribusi bersama dari pemerintah desa, rumah sakit, dan puskesmas. Rumah sakit yang ikut serta ada 11, dua di antaranya rumah sakit daerah dan sisanya rumah sakit swasta," ujarnya.
Melalui program ini, warga dapat menjalani pemeriksaan, berkonsultasi dengan dokter, hingga memperoleh obat-obatan tanpa dipungut biaya.
Kepesertaan BPJS Kesehatan juga tidak menjadi syarat untuk mengakses layanan tersebut.
Setiap kegiatan rata-rata melayani sekitar 100 hingga 200 warga.
Pemeriksaan tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang sedang sakit, tetapi juga warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, kolesterol, gula darah, dan asam urat.
Warga juga dapat berkonsultasi mengenai gizi, memperoleh edukasi kesehatan, serta mengikuti pemeriksaan bagi ibu hamil dan balita.
"Jadi yang datang tidak harus sakit. Bisa untuk cek kesehatan, konsultasi gizi, sosialisasi kesehatan, sampai pemeriksaan ibu hamil dan balita," kata Luky.
Dokter spesialis yang diterjunkan mencakup bidang kandungan, anak, penyakit dalam, paru-paru, kejiwaan, jantung, hingga saraf.
Jenis dokter yang hadir disesuaikan dengan ketersediaan tenaga medis dari rumah sakit yang berpartisipasi.
TEMUKAN KASUS PENYAKIT
Selain mendekatkan layanan kesehatan, Speling membantu mendeteksi sejumlah masalah kesehatan yang sebelumnya belum diketahui masyarakat.
Di antaranya tuberkulosis (TBC), tekanan darah tinggi pada ibu hamil, hingga indikasi stroke.
Luky mencontohkan, warga yang awalnya menganggap batuk berkepanjangan sebagai keluhan biasa ternyata diketahui mengalami TBC setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ada pula ibu hamil yang baru mengetahui tekanan darahnya tinggi saat mengikuti layanan tersebut.
"Masyarakat antusias sekali. Ada yang awalnya cuma batuk-batuk biasa, setelah diperiksa ternyata TBC. Ada juga yang dicek ternyata tekanan darahnya tinggi. Jadi banyak kasus yang bisa ditangani lebih cepat," terangnya.
Program ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan.
Dokter spesialis yang terlibat memberikan transfer pengetahuan kepada dokter umum di 29 puskesmas melalui pembelajaran dan pendampingan langsung selama kegiatan.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Speling dijadwalkan berlangsung setiap minggu dan diintegrasikan dengan kegiatan Posyandu. Sasarannya mencakup bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pati berharap program tersebut terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa. Dengan demikian, masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan spesialistik sekaligus terdorong melakukan pemeriksaan rutin.
"Harapan kami, program ini bisa berlanjut dan menjangkau semua desa. Tujuannya agar masyarakat makin peduli terhadap kesehatannya," pungkas Luky. (adr)



