Jalan Suratmo Semarang Ditutup Total Jelang Vonis Sudewo, Warga Terpaksa Putar Balik


SEMARANG, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Jalan Suratmo, Semarang Barat, ditutup total oleh aparat kepolisian sejak Rabu pagi (21/10/2026).
Penutupan akses menuju Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang tersebut dilakukan menjelang sidang pembacaan vonis Bupati Pati nonaktif Sudewo.
Langkah pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi situasi di sekitar pengadilan, termasuk kedatangan massa pendukung Sudewo yang diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 orang.
Kebijakan penutupan jalan tersebut berdampak pada aktivitas warga.
Sejumlah pengendara terpaksa mencari jalur alternatif karena tidak dapat melintas seperti biasanya.
Wahyudi, warga Manyaran, mengaku kebingungan saat diminta petugas untuk memutar balik kendaraannya.
Ia menyebut Jalan Suratmo biasanya masih dibuka ketika agenda persidangan berlangsung.
"Biasanya masih dibuka kalau ada sidang, ini kok ditutup total, jadi repot harus muter-muter," keluh Wahyudi.
Penutupan jalan utama juga menyebabkan sejumlah gang di sekitar Jalan Suratmo mengalami peningkatan kepadatan.
Pengendara sepeda motor memilih melewati jalan-jalan kecil untuk menghindari rute memutar yang lebih jauh.
Sugiyono, warga Pasadena yang hendak menuju Simongan, mengaku memilih jalur alternatif melalui gang agar lebih cepat sampai ke tujuan.
"Lewat gang-gang, Mas, biar cepat sampai, daripada muter lebih jauh," tuturnya.
Penutupan Jalan Suratmo menjadi bagian dari pengamanan menjelang sidang vonis Sudewo.
Di sisi lain, kebijakan tersebut membuat warga harus menyesuaikan perjalanan dan mencari akses alternatif untuk melanjutkan aktivitas mereka. (*)



