Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perlinsos Digital vs Cek Bansos, Harus Pakai Mana Untuk Lihat yang Cair?

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Cara cek desil. (DOK. Ist)
Cara cek desil. (DOK. Ist)

Advertisement

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pemerintah akan memperkenalkan sistem perlindungan sosial berbasis digital atau Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Kehadiran platform ini akan menjadi bagian dari perubahan mekanisme pendataan bantuan sosial (bansos), khususnya untuk calon penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2027.

Melalui sistem baru tersebut, masyarakat yang ingin mengajukan diri sebagai penerima bantuan diwajibkan melakukan pendaftaran. Ketentuan serupa juga berlaku bagi keluarga yang selama ini sudah tercatat sebagai penerima bansos. Mereka harus menjalani proses registrasi ulang, baik dengan mengakses portal secara mandiri maupun mendapatkan bantuan dari pendamping.

Perlinsos Digital dikembangkan melalui kerja sama Kementerian Sosial, Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta sejumlah instansi pemerintah lainnya.

Advertisement

Platform ini disiapkan untuk menyatukan berbagai sumber data antarlembaga, seperti Dukcapil, BPS melalui DTSEN, BPJS Ketenagakerjaan, PLN, BKN, ATR/BPN, hingga Korlantas atau Samsat. Integrasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan.

Target Pendaftaran Perlinsos Digital Capai 48 Juta KK

Berdasarkan data hingga 28 Oktober 2026, jumlah keluarga yang telah masuk dalam sistem Perlinsos Digital mencapai 15,7 juta kepala keluarga (KK). Angka tersebut baru mencakup sekitar 33 persen dari sasaran pendaftaran yang ditetapkan sebanyak 48 juta KK sampai penghujung 2026.

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan platform tersebut pada 10 November 2026. Sistem digital ini dirancang untuk menampung kebutuhan layanan hingga 50 juta pengguna.

Komdigi menyebutkan bahwa digitalisasi dapat memangkas waktu pengajuan dan pemeriksaan kelayakan penerima bantuan. Jika sebelumnya proses secara manual membutuhkan sekitar 75 hingga 200 hari, melalui sistem baru tersebut tahapan verifikasi ditargetkan dapat diselesaikan dalam rentang satu menit hingga enam jam.

Perbedaan Aplikasi Cek Bansos dan Perlinsos Digital

Munculnya platform baru menimbulkan pertanyaan mengenai fungsi Perlinsos Digital dibandingkan aplikasi Cek Bansos yang selama ini digunakan masyarakat.

Keduanya memiliki kegunaan berbeda, meskipun sama-sama berkaitan dengan layanan bantuan sosial. Berikut sejumlah perbedaan utama kedua platform tersebut.

1. Status penggunaan

Advertisement

Artikel Terkait

Desil 1-10 Dapat Jenis Bansos Apa dan Berapa? Ini Rinciannya

Desil 1-10 Dapat Jenis Bansos Apa dan Berapa? Ini Rinciannya

Masyarakat perlu mengetahui posisi desil keluarganya untuk memahami peluang mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Penyaluran Bansos Beras 30 Kg Dipercepat, Kapan dan Siapa yang Dapat?

Penyaluran Bansos Beras 30 Kg Dipercepat, Kapan dan Siapa yang Dapat?

Pemerintah mengambil langkah untuk mempercepat distribusi bantuan pangan berupa beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Daftar Jenis Bansos Sesuai Desil, 1-10 Bisa Dapat Apa dan Berapa?

Daftar Jenis Bansos Sesuai Desil, 1-10 Bisa Dapat Apa dan Berapa?

Masyarakat perlu mengetahui posisi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memahami peluang mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer