Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyaluran Bansos Beras 30 Kg Dipercepat, Kapan dan Siapa yang Dapat?

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Ilustrasi bansos beras 30 kg. (DOK. Ist)
Ilustrasi bansos beras 30 kg. (DOK. Ist)

Advertisement

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pemerintah mengambil langkah untuk mempercepat distribusi bantuan pangan berupa beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menyasar sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berada dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk periode Oktober sampai Desember 2026. Setiap keluarga akan memperoleh beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan, sehingga total yang diterima selama tiga bulan mencapai 30 kilogram.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan, kebutuhan beras untuk program tersebut diperkirakan mencapai sekitar 1 juta ton. Keputusan percepatan distribusi diambil setelah pemerintah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).

Advertisement

Menurut Zulhas, program ini ditujukan untuk membantu rumah tangga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Pemerintah juga telah membahas langkah tersebut bersama Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, dan Direktur Utama Bulog.

Jadwal Pencairan Bansos Beras Belum Diumumkan

Melalui skema bantuan tiga bulan, setiap KPM akan memperoleh akumulasi beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.

Advertisement

Meski keputusan percepatan penyaluran telah disampaikan, pemerintah belum memberikan penjelasan terperinci mengenai tanggal pembagian maupun tahapan distribusi di setiap daerah. Dengan demikian, masyarakat masih perlu menunggu informasi lanjutan dari pihak terkait mengenai waktu pengambilan bantuan.

Program ini diprioritaskan bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 sampai 4 berdasarkan pengelompokan tingkat kesejahteraan. Jumlah penerima yang ditargetkan mencapai sekitar 33,2 juta keluarga di seluruh Indonesia.

Harga Beras Naik, Pemerintah Perkuat Program SPHP

Selain mempercepat bantuan pangan, pemerintah turut menyoroti kenaikan harga beras yang terjadi di sejumlah wilayah. Zulhas menyebut lonjakan harga tersebut relatif kecil, yakni sekitar Rp100 per kilogram atau sedikit lebih tinggi.

Namun, menurutnya, perubahan harga sekecil apa pun tetap dapat menambah beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kondisi tersebut juga dipengaruhi musim kemarau dan periode paceklik.

Untuk menjaga keterjangkauan harga, pemerintah mempercepat pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kebijakan ini sebelumnya telah diputuskan pada September 2026 sebagai upaya menjaga ketersediaan beras dengan harga yang lebih terjangkau.

Advertisement

Artikel Terkait

Daftar Jenis Bansos Sesuai Desil, 1-10 Bisa Dapat Apa dan Berapa?

Daftar Jenis Bansos Sesuai Desil, 1-10 Bisa Dapat Apa dan Berapa?

Masyarakat perlu mengetahui posisi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memahami peluang mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Cara Masuk Desil 1–5 agar Berpeluang Mendapat Bansos 2026

Cara Masuk Desil 1–5 agar Berpeluang Mendapat Bansos 2026

Masyarakat yang ingin berpeluang memperoleh bantuan sosial (bansos) pemerintah perlu memastikan informasi keluarganya tercatat secara akurat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penerima Bansos Meninggal, Siapa Pengganti yang Bisa Menerima Bansos November 2026?

Penerima Bansos Meninggal, Siapa Pengganti yang Bisa Menerima Bansos November 2026?

Meninggalnya seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kerap menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan bantuan sosial dari pemerintah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer