Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

136 Siswa SMAN 1 Tunjungan Sakit Usai Santap MBG, SPPG Sukorejo 2 Diusulkan Tutup Permanen

AAbdul Rochim
GEJALA LEMAS: Kondisi siswa SMAN 1 Tunjungan yang merasa lemas diduga keracunan MBG. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)
GEJALA LEMAS: Kondisi siswa SMAN 1 Tunjungan yang merasa lemas diduga keracunan MBG. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)

Advertisement

BLORA – Sebanyak 136 siswa dan seorang guru SMAN 1 Tunjungan, Blora, mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (8/9). Keluhan yang dirasakan antara lain sakit perut, diare, pusing, dan lemas.

Gejala mulai muncul setelah siswa menyantap menu MBG yang dibagikan pada Senin (7/9). Makanan tersebut dipasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2.

Salah seorang siswa, Rafa Eka Bagos, mengaku mulai mengalami gangguan kesehatan pada Senin malam. Ia merasakan perut mulas, pusing, dan diare hingga harus beberapa kali ke toilet.

“Mulai malam sekitar jam 2 dini hari dan jam 3. Kalau pagi sebelum berangkat sekolah dan ketika sudah di sekolah juga sempat ke toilet,” ungkap Rafa.

Menu yang diterimanya terdiri atas nasi, ayam, tempe, sayuran, dan buah apel.

Advertisement

Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian Ketua Satgas SPPG Blora Sri Setyorini. Ia datang langsung ke SMAN 1 Tunjungan untuk memantau kondisi siswa dan mendengarkan keluhan mereka.

Setyorini mengatakan, sebanyak 133 siswa diperiksa. Enam siswa dirujuk ke klinik, dengan tiga di antaranya masih menjalani perawatan dan tiga lainnya telah diperbolehkan pulang.

“Jumlah pasti yang diperiksa ada sebanyak 133 siswa, dirujuk ke klinik ada enam siswa, tiga masih dirawat dan tiga sudah pulang,” ujarnya.

SPPG Sudah Tiga Kali Diperingatkan

Setyorini menyebut SPPG Sukorejo 2 sebelumnya telah mendapatkan peringatan sebanyak tiga kali. Kejadian di SMAN 1 Tunjungan disebut menjadi insiden ketiga yang berkaitan dengan SPPG tersebut.

SPPG Sukorejo 2 diketahui mendistribusikan MBG ke sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya SMAN 1 Tunjungan, Pondok Pesantren Al Banjari, dan SD Islam Terpadu (IT).

Advertisement

Artikel Terkait

5.501 Rumah Masuk Program Bedah Rumah di Blora, Baru 900 Unit Dapat Material

5.501 Rumah Masuk Program Bedah Rumah di Blora, Baru 900 Unit Dapat Material

Sebanyak 5.501 rumah di Blora masuk program bedah rumah, tetapi baru sekitar 900 unit menerima material. Pemerintah menyederhanakan tahapan dan persyaratan agar bantuan lebih cepat disalurkan.

Terindikasi Judol, 6.250 Warga Blora Dicabut dari Daftar Penerima Bansos

Terindikasi Judol, 6.250 Warga Blora Dicabut dari Daftar Penerima Bansos

Sebanyak 6.250 warga Blora terindikasi transaksi judi online dan bansosnya ditangguhkan. Dinsos membuka mekanisme sanggah agar penerima yang memenuhi syarat dapat kembali menerima bantuan.

Penerima Bantuan Jamkes Blora Banyak Dinonaktifkan, Dinsos Kejar Reaktivasi untuk Warga Sakit Kronis

Penerima Bantuan Jamkes Blora Banyak Dinonaktifkan, Dinsos Kejar Reaktivasi untuk Warga Sakit Kronis

PBI JK Blora banyak dinonaktifkan. Dinsos P3A mengejar reaktivasi bagi warga sakit kronis dan gangguan jiwa, sekaligus menggandeng BPJS Kesehatan serta pihak swasta untuk memperluas bantuan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer