RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan bahwa kesuksesan Il Lupi mengawali Serie A musim 2026/2027 merupakan hasil langsung dari proses dan konsistensi taktis yang telah ia bangun sejak fase akhir musim lalu.
Roma mengemas start sempurna dengan menyapu bersih empat pertandingan awal lewat kemenangan berturut-turut, sebuah catatan yang mengonfirmasi kesiapan mereka bersaing di papan atas.
Baca Juga: Rahasia Dibalik Keindahan Permainan AS Roma di Serie A Musim 2026/2027
Raihan 12 poin penuh membawa Serigala Ibu Kota bertengger di puncak klasemen sementara Serie A, bersaing ketat dengan juara bertahan Inter Milan yang menempel di urutan kedua dengan perolehan poin setara.
Ujian Konsistensi dan Kedalaman Skuad
Menjelang laga krusial menjamu Inter Milan di Stadion Olimpico pada Sabtu (19/9/2026), pertandingan ini diprediksi menjadi ujian nyata bagi konsistensi serta ketahanan taktis Roma di jalur perburuan Scudetto:
Stabilitas Skuad Utama
Roma sukses menjaga keutuhan kerangka tim. Satu-satunya pilar utama yang dilepas pada bursa transfer musim panas lalu hanyalah Neil El Aynaoui yang berlabuh ke RB Leipzig, sementara pemain lain yang hengkang bukan merupakan figur inti pilihan Gasperini.
Baca Juga: Ini Pemain Simbol Kebangkitan AS Roma
Suntikan Amunisi Anyar
Kedalaman skuad kian menjanjikan berkat kehadiran deretan rekrutan baru seperti Santiago Castro, Rodrigo Moura, Konstantinos Koulierakis, Nahuel Molina, Daniele Ghilardi, hingga Leonardo Balerdi yang langsung menyatu dengan skema tim.
Kolektivitas dan Solidaritas
Gasperini menilai keunggulan utama timnya saat ini terletak pada pemahaman taktis yang semakin matang serta sinergi erat antara deretan pemain muda berbakat dan figur senior berdedikasi.
Dengan fondasi skuad yang makin padu serta pemahaman taktik yang merata di setiap lini, duel sengit di Olimpico akhir pekan ini akan menjadi panggung pembuktian seberapa jauh Roma mampu mempertahankan tahta puncak klasemen Serie A. (*)
Editor : Zakarias Fariury