KUDUS – Tim All-Stars Kudus memastikan langkah ke babak semifinal MilkLife Soccer Challenge All-Stars usai menaklukkan All-Stars Tangerang dengan skor 2-0 di Supersoccer Arena, Jumat (26/6).
Kemenangan tersebut mengantarkan tim tuan rumah melaju ke empat besar dan dijadwalkan menghadapi All-Stars Surabaya pada laga semifinal.
Sejak peluit awal dibunyikan, All-Stars Kudus langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi lini tengah membuat Tangerang lebih banyak bertahan untuk meredam tekanan tuan rumah.
Baca Juga: WOMEN'S SOCCER TRILOGY: Giada Cetak Brace, All-Stars Kudus Puncaki Klasemen Grup C
Peluang pertama lahir melalui Giada yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, kiper All-Stars Tangerang masih sigap mengamankan bola.
Berbekal pengalaman kalah 0-2 pada pertemuan sebelumnya di fase grup, Tangerang tampil lebih disiplin.
Mereka menerapkan pressing tinggi dan menjaga organisasi pertahanan sehingga Kudus kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.
Di sisi lain, pertahanan Kudus juga tampil solid sehingga serangan Tangerang tidak mampu menembus lini belakang tuan rumah. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, permainan Kudus semakin agresif. Perubahan strategi yang diterapkan pelatih Yayat Hidayat mulai membuahkan hasil.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-21. Giada melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan matang kepada Rara yang berdiri tanpa kawalan.
Rara dengan tenang melepaskan tembakan kaki kanan yang gagal diantisipasi penjaga gawang Tangerang.
Unggul 1-0 membuat Kudus semakin percaya diri. Sejumlah peluang kembali tercipta, termasuk melalui Giada dan Rere. Namun, penyelesaian akhir masih belum membuahkan gol tambahan.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-36. Berawal dari situasi sepak pojok, bola liar di depan gawang berhasil disambar Raisha Qaireen dengan tendangan kaki kanan yang bersarang ke gawang Tangerang.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut memastikan All-Stars Kudus melangkah ke babak semifinal.
Pelatih All-Stars Kudus Yayat Hidayat mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada babak pertama akibat tekanan tinggi yang diterapkan lawan.
Karena itu, ia menginstruksikan para pemain tampil lebih berani dan agresif setelah turun minum.
"Kami meminta anak-anak tetap tenang, tidak terburu-buru, dan lebih berani mengambil peluang, termasuk dari luar kotak penalti," ujarnya.
Menghadapi All-Stars Surabaya di semifinal, Yayat mengakui lawannya memiliki kualitas yang sangat baik. Dengan waktu persiapan yang singkat, ia memilih fokus pada pemulihan kondisi fisik para pemain.
"Persiapannya memang sangat mepet. Yang terpenting sekarang anak-anak beristirahat dengan cukup agar siap menghadapi pertandingan semifinal," katanya.
Kemenangan atas Tangerang menjadi modal berharga bagi All-Stars Kudus untuk menjaga peluang meraih gelar juara di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars. (gal)