PADANG - Babak kedua pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Semen Padang berjalan dalam tensi tinggi dengan dominasi serangan dari kubu tim tamu.
Sejak awal paruh kedua, Semen Padang langsung mengambil inisiatif permainan dan terus menekan pertahanan PSIM.
Pada menit ke-51, aksi individu Froese sempat mengancam.
Ia berhasil melewati dua pemain PSIM sebelum mengirimkan umpan silang mendatar ke depan gawang.
Namun, tidak ada rekan setim yang menyambut bola tersebut, sehingga peluang emas itu terbuang percuma.
Sepanjang babak kedua, Semen Padang lebih banyak menguasai bola dan intens melancarkan serangan.
PSIM praktis lebih sering bertahan dan mengandalkan pola direct ball untuk keluar dari tekanan.
Menit ke-62, Maicon mencoba melepaskan tembakan, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Tak lama kemudian, Rian dari Semen Padang melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti, namun berhasil dimentahkan oleh kiper Cahya yang tampil sigap di bawah mistar.
PSIM sempat memperoleh peluang lewat tendangan bebas pada menit ke-73 yang dieksekusi Vidal. Sayangnya, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Oscario.
Memasuki masa injury time, PSIM kembali mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas pada menit ke-91 yang diambil Rachmatzoda.
Namun, peluang tersebut juga belum mampu dikonversi menjadi gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 0-0 meski Semen Padang tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan agresivitas serangan.
Editor : Abdul Rochim