SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menilai duel kontra Persib Bandung bukan sekadar pertarungan strategi.
Menurutnya, laga ini akan sangat menguji kondisi fisik, stamina, hingga ketangguhan mental para pemain.
Persebaya dijadwalkan menjamu Persib pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3) malam WIB.
Atmosfer panas khas GBT diprediksi kembali menjadi latar pertandingan sarat gengsi tersebut.
Bajul Ijo menghadapi laga ini dengan tantangan jadwal yang padat.
Dalam waktu berdekatan, mereka sudah melakoni pertandingan melawan Bhayangkara FC, Persijap Jepara, dan PSM Makassar.
Waktu pemulihan yang singkat membuat tim pelatih harus cermat dalam mengatur rotasi serta menjaga kebugaran skuad agar tetap kompetitif.
Tavares mengakui mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit penuh bukan perkara mudah.
Namun ia optimistis timnya mampu menjaga konsistensi setidaknya dalam durasi krusial pertandingan.
Laga kontra Persib, menurutnya, akan menjadi pembuktian kesiapan fisik dan mental anak asuhnya.
Pelatih asal Portugal itu memastikan akan menurunkan komposisi pemain terbaik demi menjaga keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Ia ingin timnya tetap terorganisasi saat menyerang maupun ketika harus bertahan di bawah tekanan.
Dalam sesi latihan, aspek fisik menjadi perhatian utama. Kecepatan transisi, respons setelah kehilangan bola, serta disiplin posisi terus diasah.
Tavares menyadari kualitas merata yang dimiliki Persib, terutama di lini belakang yang solid dan diisi pemain berpengalaman.
Ia pun mengingatkan pentingnya disiplin sepanjang pertandingan.
Bagi Tavares, kebugaran tak hanya soal kemampuan berlari tanpa henti, tetapi juga menjaga fokus dan ketenangan saat mengambil keputusan di tengah tekanan besar.
Tavares juga berharap dukungan penuh suporter di GBT bisa menjadi suntikan motivasi tambahan.
Ia mengajak Bonek dan Bonita memenuhi stadion dan menciptakan atmosfer yang dapat memberi energi ekstra bagi para pemain saat menghadapi tim tamu yang berstatus juara.
Editor : Abdul Rochim