PATI, Radar Kudus – Panpel dan manajemen Persipa Pati menanggung segala kerusakan yang terjadi di Stadion Joyokusumo.
Ini imbas dari kericuhan pada pertandingan menjamu Persipura Jayapura (14/2).
Ketua Panpel Persipa Pati Zeniko Mey Saputro mengungkapkan saat ini pihaknya terus mengebut perbaikan terhadap sejumlah kerusakan fasilitas di Stadion Joyokusumo.
“Karena chaos kemarin terjadi beberapa kerusakan, yaitu pagar di tribun utara, jaring gawang di sebelah utara, bench matchcom dan wasit, banch pemain, papan pergantian pemain, dan papan iklan di pinggir lapangan, juga da vandalisme di tembok stadion,” ungkap pria yang akrab disapa Niko ini.
Perbaikan ini dikebut agar stadion ini siap untuk menggelar pertandingan terakhir Persipa Pati di kandang sendiri yaitu pada (21/2) menjamu Persikas Subang.
”Kita kerjar perbaikannya, untuk bersiap menggelar pertandingan nanti tanggal 21. Kita siap kembali menyelenggarakan pertandingan, tapi nanti tanpa penonton,” lanjut Niko.
Terkait biaya perbaikan atas kerusakan fasilitas stadion kebanggaan warga Kabupaten Pati itu, Niko mengaku belum menghitung secara pasti.
”Belum ditotal semua, masih ada yang dikerjakan dulu,” imbuhnya.
Lebih lanjut Niko berharap kejadian yang sama tidak akan terulang kembali. Karena aksi turun ke lapangan dan merusak fasilitas stadion sangat merugikan.
”Saya pribadi juga sebagai panpel sangat menyayangkan. Boleh kecewa tapi jangan sampai merusak fasilitas milik warga Pati. Kita harus ikut menjaga dan merawat stadion ini,” papar Niko.
Diketahui usai laga menjamu Persipura Jayapura, puluhan suporter turun ke lapangan.
Mereka kemudian merusak sejumlah fasilits yang ada di dalam stadion.
Diduga aksi itu karena bentuk kekecewaan para suporter atas hasil buruk yang menimpa tim kebanggaanya.
Dan membuat saat ini Persipa ada di posisi sangat sulit untuk keluar dari ancaman degradasi, karena harus bergantung dengan hasil dari pertandingan tim lain. (aua/him)