JEPARA, RadarPati.ID – Kemarin pagi, skuad Persijap Jepara telah berangkat ke Tuban untuk melakoni laga pemungkasnya dalam babak 8 besar menghadapi Persela Lamongan.
Laga tersebut, akan jadi penentuan bagi Laskar Kalinyamat -julukan Persijap- apakah mampu mempertahankan peringkat klasemen untuk bisa melaju ke babak play off promosi atau tidak.
Untuk itu, tim pelatih meminta para penggawa Persijap agar tetap fokus dan konsisten.
Saat ini, dari empat tim yang menghuni Grup Y, tiga tim masih memiliki peluang lolos untuk melaju ke babak play off promosi Liga 1 musim depan.
Maisng-masing, Persijap Jepara yang menghuni peringkat II dengan raihan 6 poin, lalu PSKC Cimahi di peringkat ke-3 dengan raihan 5 poin, dan terakhir Persela Lamongan di juru kunci dengan raihan 4 poin.
Satu tiket promosi di Grup Y telah berhasil direbut Bhayangkara FC yang menempati peringkat I dengan raihan 9 poin.
Secara hitung-hitungan, Persijap harus menang agar bisa lolos ke babak play off promosi.
Sehingga, selisih poin dengan PSKC Cimahi bisa melebar.
Namun, bila pertandingan berakhir imbang, Persijap perlu menunggu hasil dari pertandingan antara PSKC Cimahi melawan Bhayangkara Presisi FC terlebih dahulu untuk memastikan langkahnya ke depan.
Namun apabila kalah, dapat dipastikan harapan Persijap untuk bisa bermain di babak play off promosi pupus.
Head Coach Persijap Jepara Widodo C. Putro mengakui, pertandingan melawan Persela Lamongan tidak akan mudah.
Itu lantaran timnya bermain away. Namun, ia optimistis timnya bisa menghadapi itu.
Berbekal catatan apik saat bertandang ke kandang PSKC Cimahi, Widodo meyakini anak asuhnya bisa tampil maksimal.
Diketahui, kala bertandang ke kandang PSKC Cimahi di Stadion Si Jalak Harupat Bandung 1 Februari lalu, Persijap sempat tertinggal 3 gol di babak pertama.
Namun, skuad Laskar Kalinyamat mampu menyamakan kedudukan dan mengakhiri pertandingan dengan hasil seri.
”Kami masih ada satu match. Tetap semangat, pemain tetap konsisten, percaya sama tim. Tidak usah dengar omongan dari luar. Tetap percaya pada konsistensi tim. Saya yakin kalau kita mampu, kita yakin, asa itu akan ada. Tidak ada yang mustahil bagi kita. Ini sepak bola. Yang terpenting konsistensi pemain, dan mentality pemain harus tetap dijaga,” tegas Widodo. (rom/lin)
Editor : Abdul Rochim