Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Mantan Istri Presiden Prabowo Titiek Soeharto di Rembang Disambati Petani dan Nelayan

Wisnu Aji • Senin, 24 Februari 2025 | 23:31 WIB

 

KULAKAN MASALAH: Siti Hediati Soeharto alias Titiek Soeharto menyanyikan lagu ”Angel” dan ”Mendung Tanpa Udan” saat bertemu dengan petani, nelayan, dan pelaku UMKM di Rembang. (WISNU AJI/RADAR PATI)
KULAKAN MASALAH: Siti Hediati Soeharto alias Titiek Soeharto menyanyikan lagu ”Angel” dan ”Mendung Tanpa Udan” saat bertemu dengan petani, nelayan, dan pelaku UMKM di Rembang. (WISNU AJI/RADAR PATI)

REMBANG, RadarPati.ID – Siti Hediati Soeharto ke Kabupaten Rembang kemarin (23/2).

Ketua Komisi IV DPR RI yang akrab disapa Titiek Soeharto ini, menyapa petani pada sarasehan Rembang Agro Expo di Musuem RA Kartini.

Titik Soeharto pun sempat menyanyi dua lagu Angel dan Mendung Tanpa Udan.

Lagu yang dibawakan Titiek membuat tamu undangan ambyar ikut goyang.

Dilanjutkan sesi diskusi bersama Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jateng Supriyanto dan Plh Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’.

Pada sesi ini, petani bisa menyampaikan permasalahan yang dihadapi, pejabat pusat siap menindaklalnjuti.

Plh Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyampaikan, potensi sektor pertanian dan perkebunan di Rembang.

Termasuk hortikultura dan tembakau yang hasilnya bisa tembus Rp 1 triliun.

Dalam forum ini, juga disampaikan tantangan dan isu petani. Dari sisi harga yang diterima petani saat ini cukup bagus.

Harga gabah merangkak di atas Rp 6.500 per kg. Sebab, Bulog sedang besar-besaran menyerap hasil panen.

”Ini patut kita syukuri, karena menguntungkan petani,” kata Titik Soeharto.

Khoirul Jovid, salah satu anggota Kelompo Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, mengatakan, beberapa desa di Rembang juga menyabet prestasi.

Di antaranya masuk 100 besar anugerah desa wisata Indonesia 2024.

”Destinasi Pasir Putih di desa kami berprestasi, tapi masih tetap butuh peningkatan SDM (sumber daya manusia). Mohon petunjuk dan arahan agar pariwisata di Kabupaten Rembang semakin maju,” ujarnya.

Prestasi itu diapressiasi Titiek Soeharto.

”Belum dapat bantuan sudah juara. Apa perlu bantuan lagi? Perlu? Jenengan perlunya apa? Kebetulan Menteri Pariwisata saya kenal, bisa saya sampaikan,” cetusnya.

Menurutnya, itu bisa jadi percontohan di Kabupaten Rembang. Banyak potensi wisata yang belum dikembangkan.

Hanies menanggapi potensi wisata di Kabupaten Rembang, utama wisata pantai ada yang terkenal Pantai Wates, Karang Jahe, Caruban, dan Balongan. Juga ada agrowisata durian dan buah naga.

”Kelompok sadar wisata di tingkat desa sudah bagus dan terdampingi dengan baik. Tentu suport pemerintah pusat masih kurang. Alhamdulilah ada Bu Titiek hadir di sini. Nanti kepala dinas bisa list apa yang diperlukan,” ungkapnya.

Petani lain ada yang menyampaikan, kondisi daerah saat musim hujan kebanjiran dan saat kemarau mengalami kekeringan.

Hal dijawab Titiek, itu termasuk permasalahan iklim. Memang terjadi di mana-mana.

”Kami akan akomodasi kebutuhan petani soal perbaikan irigasi dengan pembangunan embung dan program sumur bor,” imbuhnya. (noe/lin)

Editor : Abdul Rochim
#rembang #titiek soeharto #prabowo #nelayan #petani