REMBANG, RADARPATI.ID - SDN Magersari berhasil meraih juara sekolah adiwiyata tingkat provinsi.
Hal ini karena aranya berbagai program kebersihan lingkungan hingha pembibitan yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
SDN Magersari sendiri sudah menjadi sekolah adiwiyata terbaik se Kabupaten Rembang.
Kepala SDN Magersari Slamet Sujiharno menyampaikan para siswa saat ini sudah memiliki kepedulian lingkungan.
Pihaknya mencoba mewujudkan kebiasaan yang berbeda untuk diterapkan di sekolah.
Sehingga siswa bisa memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan. "Mungkin sekolah lain belum ada," katanya.
Diantara kebiasaan yang dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan kamarmandi.
Setiap kelas memiliki tanggung jawab sendiri untuk menjaga kebersihan.
Selain itu juga memperhatikan pembuangan sampah. Sekolah menyiapkan tiga tong sampah dari bekas wadah cat.
Masing-masing diberi warna merah, kuning, dan hijau. Apabila ada smapah daun kan masuk ke wadah hijau.
Warna kuninh untuk sampah kertas, dan warna merah untuk sampah plastik.
Untuk mengulangi sampah plastik, sekolah bekerja sama dengan PKK agar bisa didaur ulang.
Sementara, sampah daun dibuat menjadi fermentasi dengan berbagai bahan yang bisa digunakan untuk pupuk.
Siswa disini juga mempunyai pembibitan cemara angin dan buah kawista.
"Itu saya biarkan masing-masing anak punya tanggung jawab. Ini tertata terus. Kami bekerjasama dengan desa yang membutuhkan bibit tersebut," katanya.
Bibit itu juga disediakan untuk warga sekitar apabila ingin mmanfaatkan.
"Dari adiwiyata mendidik siswa kebersihan dan lingkungan. Ini keberhasilan semua," ujarnya. (vah/him)
Editor : Abdul Rochim