100 Pengurus PKG Kudus Ikuti Pengimbasan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan AI di PAUD

Abdul Rochim • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:45 WIB
Sebanyak 100 orang pengurus PKG (Pusat Kegiatan Gugus) Kecamatan dan PKG Kabupaten mengikuti kegiatan Pengimbasan Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA) pada Satuan PAUD di Kabupaten Kudus.
Sebanyak 100 orang pengurus PKG (Pusat Kegiatan Gugus) Kecamatan dan PKG Kabupaten mengikuti kegiatan Pengimbasan Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA) pada Satuan PAUD di Kabupaten Kudus.

KUDUS – Sebanyak 100 pengurus Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kecamatan dan PKG Kabupaten Kudus mengikuti kegiatan Pengimbasan Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA) pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus meningkatkan kompetensi pendidik PAUD sekaligus memperkuat kesiapan satuan pendidikan menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi pembelajaran.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdikpora Kudus Arief Dwi Aryanto mengatakan penerapan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial pada jenjang PAUD perlu dilakukan secara bertahap, kontekstual, menyenangkan, serta disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.

Baca Juga: Di Kudus, Warga yang Masuk Desil 1-5 Tertinggi di Kecamatan Dawe, Mencapai 57.272 Jiwa

Pembelajaran mendalam pada jenjang PAUD bukan berarti memberikan materi yang berat kepada anak.

"Justru yang kita dorong adalah bagaimana anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, mampu mengeksplorasi lingkungan, mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan berpikir, serta belajar memecahkan masalah melalui kegiatan yang sesuai dengan dunianya,” jelas Arief.

Koding Tak Harus Menggunakan Komputer

Menurut Arief, pengenalan koding kepada anak usia dini tidak selalu harus menggunakan komputer maupun perangkat digital.

Konsep koding dapat dikenalkan melalui aktivitas bermain sederhana, seperti mengenali pola, mengurutkan langkah, mengikuti instruksi, permainan logika, hingga kegiatan pemecahan masalah.

Hal serupa berlaku dalam penerapan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Penggunaannya pada jenjang PAUD harus memperhatikan aspek keamanan, etika, pendampingan guru, serta kesesuaian dengan usia dan tahap perkembangan anak.

Teknologi harus menjadi alat bantu untuk memperkaya pengalaman belajar, bukan menggantikan peran guru.

"Guru tetap menjadi sosok penting dalam menciptakan pembelajaran yang aman, menyenangkan, bermakna dan berpusat pada anak,” tambahnya.

PKG Diharapkan Jadi Motor Pengimbasan

Keikutsertaan 100 pengurus PKG Kecamatan dan PKG Kabupaten diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta.

Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat diteruskan kepada pendidik PAUD di masing-masing wilayah.

PKG memiliki posisi strategis sebagai wadah pengembangan kompetensi sekaligus berbagi praktik baik antarguru.

Karena itu, para pengurus diharapkan mampu meneruskan pengetahuan dan pengalaman melalui kegiatan gugus, diskusi, berbagi praktik baik, maupun pendampingan.

Harapannya, setelah kegiatan ini para pengurus PKG dapat menjadi penggerak di wilayah masing-masing.

"Pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diimbaskan kepada guru-guru PAUD sehingga semakin banyak satuan pendidikan yang mampu menerapkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Arief.

Melalui kegiatan tersebut, Disdikpora Kabupaten Kudus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini dengan tetap menempatkan kebutuhan dan kepentingan terbaik anak sebagai landasan utama.

Penguatan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial diharapkan menjadi bagian dari upaya menyiapkan anak sejak dini.

Hal ini agar memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif, mampu memecahkan masalah, berkolaborasi, serta siap menghadapi perkembangan teknologi pada masa mendatang. (*/him)

 
 
 
Editor : Abdul Rochim
PAUD Kudus Pembelajaran Mendalam Koding PAUD Kecerdasan Artifisial PKG Kudus