17 Siswa SDN Maitan 01 Pati Mual Usai Minum Susu MBG, Dinkes Turun Tangan

Abdul Rochim • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:11 WIB
Tangkapan layar warga mengecek susu MBG yang kadaluwarsa namun tanggalnya belum kadaluwarsa. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)
Tangkapan layar warga di Pati mengecek susu MBG yang kadaluwarsa namun tanggalnya belum kadaluwarsa. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bergerak cepat menindaklanjuti keluhan kesehatan yang dialami sejumlah siswa SDN Maitan 01, Kecamatan Tambakromo, setelah mengonsumsi susu dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 17 siswa dilaporkan mengalami mual setelah mengonsumsi susu dari pasokan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keben pada Kamis (17/9/2026).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati melalui tim tenaga kesehatan Puskesmas Tambakromo telah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE).

Petugas mendatangi kediaman siswa yang mengalami keluhan untuk memantau kondisi mereka.

Baca Juga: Hiii...Jijik! Belatung Hidup dalam Lauk MBG di Pati

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, Dinkes telah ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.

"SD Maitan kami sudah tugaskan Dinkes mengecek di sana. Ada 17 (siswa)," ujar Risma saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).

Risma memastikan tidak ada siswa yang harus menjalani rawat inap akibat keluhan tersebut. Kondisi para siswa disebut stabil dan telah diperbolehkan pulang untuk beristirahat di rumah masing-masing.

"Tidak ada rawat inap. Sudah dikembalikan ke rumah masing-masing," tambahnya.

Pemkab Pati juga telah melakukan pemeriksaan secara fisik terhadap kemasan susu yang dibagikan kepada para siswa.

Dari tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan, produk tersebut masih berlaku hingga Juni 2027.

Namun, pemerintah tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain yang perlu ditelusuri.

Salah satunya kondisi kemasan saat proses pengiriman, termasuk kemungkinan mengalami keretakan atau kerusakan yang dapat memengaruhi mutu produk.

Hingga kini, Pemkab Pati masih menunggu hasil Penyelidikan Epidemiologi secara menyeluruh dari Dinkes.

Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan dan evaluasi lebih lanjut terhadap distribusi MBG di wilayah tersebut.

Pemkab memastikan penelusuran dilakukan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami para siswa sekaligus memastikan keamanan makanan dan minuman dalam program MBG. (*)

Editor : Abdul Rochim
SDN Maitan 01 Pati susu MBG Pati siswa mual SPPG Keben dinkes pati