Uji Lab Menu MBG SPPG Sukorejo 2 di Blora Temukan E. Coli dan Bacillus Cereus


BLORA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium terkait kejadian yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Tunjungan.
Pemeriksaan dilakukan terhadap makanan yang diproduksi SPPG Sukorejo 2 Tunjungan.
Hasil uji laboratorium menemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air sumur. Sementara itu, bakteri Bacillus cereus ditemukan pada dua sampel makanan, yakni kuah sop dan ayam woku kemangi.
Baca Juga: Blora Sudah Punya 95 Dapur MBG, 43 Pengajuan Baru Masih Antre
Sekretaris Dinkes Kabupaten Blora Nur Betsia Bertawati mengatakan, tim surveilans sebelumnya telah melakukan pemeriksaan di lokasi SPPG bersama sejumlah tim.
Pemeriksaan laboratorium dilakukan di dua tempat, yakni Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Blora dan Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
“Hasil pemeriksaan di Labkesda menunjukkan air sumur mengandung bakteri E. coli melebihi ambang batas yang diperbolehkan. Sementara sampel air minum yang diperiksa dinyatakan normal dan tidak ditemukan bakteri tersebut,” ujarnya.
Sedangkan pemeriksaan sampel makanan dilakukan di Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Hasilnya menunjukkan adanya bakteri Bacillus cereus pada dua menu, yakni kuah sop dan ayam woku kemangi.
“Bakteri itu bisa menyebabkan keracunan. Dengan gejala yang hampir sama dengan yang dialami anak-anak (murid SMAN 1 Tunjungan, Red), seperti muntah, diare, dan mual,” jelasnya.
334 Kasus Tercatat
Dinkes menyebut tidak semua sampel makanan yang diperiksa menunjukkan hasil positif.



