Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uji Lab Menu MBG SPPG Sukorejo 2 di Blora Temukan E. Coli dan Bacillus Cereus

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
‎MEMILIKI BAKTERI: Menu MBG dari SPPG Sukorejo 2 Tunjungan untuk penerima manfaat pada Senin (7/9) lalu yang mengandung bakteri. (‎ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)
‎MEMILIKI BAKTERI: Menu MBG dari SPPG Sukorejo 2 Tunjungan untuk penerima manfaat pada Senin (7/9) lalu yang mengandung bakteri. (‎ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)

Advertisement

BLORA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium terkait kejadian yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Tunjungan.

Pemeriksaan dilakukan terhadap makanan yang diproduksi SPPG Sukorejo 2 Tunjungan.

Hasil uji laboratorium menemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air sumur. Sementara itu, bakteri Bacillus cereus ditemukan pada dua sampel makanan, yakni kuah sop dan ayam woku kemangi.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Blora Nur Betsia Bertawati mengatakan, tim surveilans sebelumnya telah melakukan pemeriksaan di lokasi SPPG bersama sejumlah tim. 

Pemeriksaan laboratorium dilakukan di dua tempat, yakni Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Blora dan Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Advertisement

“Hasil pemeriksaan di Labkesda menunjukkan air sumur mengandung bakteri E. coli melebihi ambang batas yang diperbolehkan. Sementara sampel air minum yang diperiksa dinyatakan normal dan tidak ditemukan bakteri tersebut,” ujarnya.

Sedangkan pemeriksaan sampel makanan dilakukan di Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Hasilnya menunjukkan adanya bakteri Bacillus cereus pada dua menu, yakni kuah sop dan ayam woku kemangi.

“Bakteri itu bisa menyebabkan keracunan. Dengan gejala yang hampir sama dengan yang dialami anak-anak (murid SMAN 1 Tunjungan, Red), seperti muntah, diare, dan mual,” jelasnya.

334 Kasus Tercatat

Dinkes menyebut tidak semua sampel makanan yang diperiksa menunjukkan hasil positif.

Advertisement

Artikel Terkait

KABAR BAIK! RSUD Soetijono Blora Buka Cathlab, Pasien Jantung Tak Perlu Selalu Dirujuk ke Luar Kota

KABAR BAIK! RSUD Soetijono Blora Buka Cathlab, Pasien Jantung Tak Perlu Selalu Dirujuk ke Luar Kota

RSUD dr. R. Soetijono Blora resmi membuka layanan Cathlab untuk penanganan penyakit jantung. Tarif sementara Rp4,7 juta dan sedang diproses agar dapat ditanggung BPJS Kesehatan.

Kendala Bus Sekolah Bantuan Kemenhub di Blora Belum Beroperasi

Kendala Bus Sekolah Bantuan Kemenhub di Blora Belum Beroperasi

Bus sekolah bantuan Kemenhub yang diterima Pemkab Blora sejak Desember 2025 belum beroperasi. Kendaraan masih terkendala administrasi, sementara Blora membutuhkan sedikitnya lima armada.

Blora Sudah Punya 95 Dapur MBG, 43 Pengajuan Baru Masih Antre

Blora Sudah Punya 95 Dapur MBG, 43 Pengajuan Baru Masih Antre

Blora kini memiliki 95 SPPG MBG, dengan sekitar 90 dapur sudah beroperasi. Di sisi lain, 43 pengajuan baru masih menunggu proses, sementara sembilan telah masuk tahap verifikasi dan survei.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer