
PATI – Rencana pembangunan sudetan Sungai Juwana sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di Kabupaten Pati masih berada pada tahap perencanaan di pemerintah pusat.
Hingga kini, belum ada kepastian terkait desain maupun jadwal pelaksanaan proyek tersebut.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Widyotomo Kusdiyanto, mengatakan usulan penyudetan saat ini masih dibahas oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Baca Juga: Nasib PPPK Paruh Waktu di Grobogan Terjawab, Ini Kata BKPSDM
"Masih sebatas wacana. Bentuk pastinya juga belum diketahui karena masih dalam tahap perencanaan di Ditjen SDA Kementerian PU. Paling cepat pelaksanaannya diperkirakan pada tahun 2027," ujarnya.
Menurut Widyotomo, pemerintah pusat saat ini masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Aceh dan Sumatra. Kondisi tersebut membuat penanganan Sungai Juwana belum menjadi prioritas utama.
Ia menjelaskan, konsep yang diusulkan adalah membuat sudetan dari kawasan Sungai Simo di jalur Pantura Pati–Juwana sehingga aliran air dapat langsung menuju laut tanpa harus melewati Sungai Juwana.
Skema tersebut diharapkan mampu mengurangi beban debit air di Sungai Juwana yang selama ini kerap meluap ketika curah hujan tinggi.
"Selama ini Sungai Juwana sering mengalami overload karena menerima aliran air dari kawasan Pegunungan Muria yang seluruhnya bermuara ke sungai tersebut," jelasnya.
DPUTR Dorong Pengerukan Sedimentasi
Sembari menunggu realisasi proyek sudetan dari pemerintah pusat, DPUTR Kabupaten Pati terus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan pengerukan sedimentasi di sejumlah titik Sungai Juwana.
Langkah tersebut dinilai menjadi solusi jangka pendek yang paling memungkinkan untuk meningkatkan kapasitas tampung sungai sekaligus mengurangi potensi banjir akibat pendangkalan alur sungai.
Pengerukan sedimentasi diharapkan dapat memperlancar aliran air, terutama saat musim hujan, sehingga risiko luapan Sungai Juwana dapat ditekan sambil menunggu realisasi proyek sudetan. (aua)