Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Rekomendasi Motor Trail Terbaik 2026 Cocok untuk Pemula

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Motor trail Honda CRF 150L Vs Kawasaki KLX 150. (AI/ABD.ROCHIM)
Motor trail Honda CRF 150L Vs Kawasaki KLX 150. (AI/ABD.ROCHIM)

Advertisement

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Tren berkendara bebas lintasan atau off-road terus memikat minat para pecinta otomotif di Indonesia. Melintasi rute bertanah, bebatuan, tanjakan terjal, hingga area berlumpur menawarkan sensasi berkendara yang tidak dapat dirasakan pada jalan raya biasa.

Namun, bagi para pengendara pemula, memilih motor trail yang tepat merupakan kunci utama untuk menjaga keselamatan sekaligus penguasaan teknik berkendara di lapangan.

Advertisement

Kriteria Memilih Motor Trail Pertama bagi Pemula

Sebelum memutuskan untuk membeli unit kendaraan, terdapat beberapa aspek teknis yang patut dipertimbangkan:

  • Kapasitas Mesin yang Ramah: Mesin berkapasitas 150 cc umumnya direkomendasikan bagi pemula karena menghasilkan tenaga yang cukup tanpa respon hentakan yang terlalu agresif. Sementara mesin 230–250 cc dapat dipertimbangkan bagi pengendara yang sudah mahir mengoperasikan komutasi kopling manual.

  • Bobot Kendaraan yang Ringan: Bobot ideal berada pada kisaran 100–140 kg. Bobot yang enteng mempermudah manuver di rute sempit serta meminimalkan tenaga saat harus mendirikan motor setelah terjatuh.

  • Ketinggian Jok: Pastikan kedua ujung kaki pengendara dapat menapak ke permukaan tanah untuk menjaga kestabilan saat berhenti di medan yang tidak rata.

  • Kinerja Suspensi: Penggunaan suspensi depan jenis upside down (USD) dan suspensi belakang monoshock memberikan redaman peredam kejut (damping) yang lebih presisi saat melibas benturan keras.

  • Penyesuaian Anggaran: Mempertimbangkan unit baru bergaransi resmi atau unit bekas terawat yang sudah melalui inspeksi teknis menyeluruh pada bagian rangka, kelistrikan, dan mesin.

Advertisement

Rekomendasi Motor Trail Pemula dan Estimasi Harga

Catatan: Harga unit baru merupakan patokan On The Road (OTR) Jakarta dan dapat berubah sewaktu-waktu. Harga unit bekas bersifat estimasi yang dipengaruhi oleh tahun pembuatan, kondisi fisik, dan kelengkapan dokumen legalitas.

1. Kawasaki KLX 150

Sebagai salah satu perintis segmen dual-purpose, KLX 150 mengusung mesin 144 cc SOHC berpendingin udara dengan transmisi 5-percepatan. Mesin ini menghasilkan tenaga 8,6 kW pada 8.000 rpm dan torsi 11,3 Nm pada 6.500 rpm.

  • Keunggulan: Bobot sangat ringan (118 kg), sasis lumayan ramping, suspensi depan inverted fork 35 mm, serta tinggi jok 865 mm yang fleksibel bagi pengendara berpostur 160–175 cm.

  • Harga Baru: Rp38.600.000 | Harga Bekas: Rp17.000.000 – Rp32.000.000

2. Honda CRF150L

Honda CRF150L dibekali mesin 149,15 cc SOHC berteknologi injeksi PGM-FI yang mampu menghembuskan tenaga 9,51 kW pada 8.000 rpm serta torsi 12,43 Nm pada 6.500 rpm.

  • Keunggulan: Suspensi depan inverted telescopic 37 mm dan suspensi belakang Pro-Link yang stabil dalam meredam guncangan. Bobotnya mencapai 122 kg dengan tinggi jok 869 mm dan kapasitas tangki 7,2 liter.

  • Harga Baru: Rp38.905.000 | Harga Bekas: Rp25.000.000 – Rp33.000.000

3. Yamaha WR155R

Mengusung performa tertinggi di kelas 150 cc, Yamaha WR155R menggunakan mesin 155,09 cc berpendingin cairan dengan fitur Variable Valve Actuation (VVA). Dapur pacu ini memproduksi tenaga 12,3 kW pada 10.000 rpm dan torsi 14,3 Nm pada 6.500 rpm.

  • Keunggulan: Rangka kokoh Semi Double Cradle, suspensi depan teleskopik 41 mm, transmisi 6-percepatan, dan tangki bensin 8,1 liter. Tinggi joknya 880 mm dengan bobot 134 kg, cocok bagi pengendara berpostur lebih tinggi.

  • Harga Baru: Rp41.275.000 | Harga Bekas: Rp16.000.000 – Rp32.000.000

4. Viar Cross X 150

Menjadi opsi paling terjangkau, Viar Cross X 150 dibekali mesin 149 cc berdaya 10,1 PS pada 7.500 rpm dan torsi 9,8 Nm pada 7.000 rpm.

  • Keunggulan: Bobot sangat ringan di angka 104 kg yang sangat lincah untuk bermanuver, didukung suspensi depan upside down dan suspensi belakang monoshock unitrack.

  • Harga Baru: Rp20.580.000 | Harga Bekas: Rp12.000.000 – Rp16.000.000

5. Kawasaki KLX230 Sherpa S

Bagi pemula yang mendambakan kapasitas tenaga lebih besar namun tetap mudah dikendalikan, model ini menawarkan mesin 233 cc SOHC 6-percepatan dengan output 13,2 kW pada 8.000 rpm dan torsi 18,0 Nm pada 6.400 rpm.

  • Keunggulan: Posisi jok terbilang ramah pengendara yaitu 825 mm, bobot terukur 134 kg, serta suspensi belakang Uni-Trak yang dapat diatur tingkat kekerasannya (preload).

  • Harga Baru: Rp59.900.000 | Harga Bekas: Rp50.000.000 – Rp55.000.000 (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Masih Banyak Diminati, Ini Alasan Yamaha Vega Bekas Tetap Menarik

Masih Banyak Diminati, Ini Alasan Yamaha Vega Bekas Tetap Menarik

Di tengah dominasi sepeda motor matik di pasar otomotif Tanah Air, eksistensi motor bebek legendaris Yamaha Vega ternyata belum pudar.

Yamaha TMAX 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Mesin 560 cc, Fitur Makin Canggih dan Harganya

Yamaha TMAX 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Mesin 560 cc, Fitur Makin Canggih dan Harganya

Yamaha TMAX 2026 resmi meluncur di Indonesia dengan mesin 560 cc Euro5+, fitur IMU, TPMS, cruise control, TFT 7 inci, serta dua varian baru. Harga mulai Rp 455 juta hingga Rp 475 juta.

Honda Ryden 160 Dirumorkan Jadi Penantang Yamaha Aerox, AHM Sudah Daftarkan Nama Dagang

Honda Ryden 160 Dirumorkan Jadi Penantang Yamaha Aerox, AHM Sudah Daftarkan Nama Dagang

Rumor Honda Ryden 160 kembali mencuat setelah AHM mendaftarkan nama dagangnya di PDKI. Skutik sporty ini disebut bakal menjadi penantang Yamaha Aerox, namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari AHM.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer