PATI, RADARPATI.ID – Menjelang penetapan hingga masa kampanye Pilkada 2024 ramai isu terkait memilih calon bupati yang asli Pati.
Isu ini dihembuskan kandidat dari sebelah, yang secara tidak langsung menyerang pasangan Wahyu Indriyanto dan Suharyono, yang diusung oleh PDIP, Partai Demokrat dan PKS dalam pilkada 2024 ini.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati Wahyu Indriyanto dan Suharyono memang bukan kelahiran Pati.
Namun keduanya sudah menjadi warga Pati, dan sudah berkontribusi bagi Pembangunan Pati.
“Memang keduanya (Wahyu – Suharyono) bukan kelahiran Pati, tapi mereka sudah berkontribusi bagi Pati. Wahyu sendiri sudah hampir dua periode menjadi kepala desa, sedangkan Suharyono sudah 32 tahun menjadi PNS di Pati dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Daerah,” ungkap Ketua DPD PKS Pati Narso sebagai salah satu partai pengusung pasangan Wahyu - Suharyono.
Dengan fakta seperti itu, lanjut Narso, tentunya Wahyu dan Suharyono sudah banyak berkontribusi bagi Kabupaten Pati.
“Pilkada ini untuk mencari kepala daerah, memang bukan kelahiran Pati. Tapi keduanya sudah berkontribusi bagi Kabupaten Pati,” imbuh pria yang juga menjadi anggota DPRD Pati periode 2024 – 2029 ini.
Saat dimintai tanggapan atas isu yang menyerang dirinya, Wahyu terlihat santai. Mantan Kepala Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana ini menegaskan bahwa dirinya adalah orang Pati.
“Saya orang Pati. KTP saya Pati. Sudah berpuluh-puluh tahun saya tinggal di Pati, anak dan istri saya orang Pati semua,” tegas Wahyu.
“Saya juga sudah menjadi kepala desa selama 10 tahun,” imbuh pria yang juga merupakan pengusaha di bidang konstruksi ini. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab