PATI, RADARPATI.ID - Persipa Pati bakal melakoni pertandingan "hidup-mati" melawan Sulut United pada Sabtu (27/1) di Stadion Klabat Manado, dalam lanjutan Playoff Liga 2.
Para pemain diharapkan bisa pulang membawa 3 poin.
Ratusan pendukung fanatik Persipa Pati, yang tergabung dalam suporter Patifosi mengantarkan keberangkatan skuad Laskar Saridin ke Manado pada Rabu (24/1) malam.
Suporter mengantarkan keberangkatan para pemain dan official hingga ke perbatasan kota.
Kehadiran suporter ini untuk menaikkan mental pemain sekaligus menyuntikkan semangat.
Sebelum melakoni pertandingan hidup-mati tersebut.
Sebab kemenangan bagi Persipa Pati sangat penting untuk menentukan nasibnya sendiri, bertahan di Liga 2.
Persipa Pati harus meraih kemenangan agar bisa menjaga asa dan memastikan diri bertahan di Liga 2.
Namun meraih kemenangan di pertandingan tandang pastilah tidak mudah.
Apalagi para pemain Persipa Pati harus menempuh jarak jauh ke Manado Sulawesi Utara.
Selain itu tim tuan rumah tentunya bakal main mati-matian untuk mengamankan 3 poin.
Namun tidak ada yang mustahil dalam sepak bola.
Para pemain Persipa Pati diingatkan pesan legendaris dari Mbah Saridin alias Syeh Jangkung.
"Ora Ono barang seng mustahil kecobo kersane Gusti"
Artinya tidak ada hal yang mustahil kecuali kehendak Gusti Allah.
Quote legendaris dari Mbah Saridin tersebut sering ditampilkan dalam adegan pentas ketoprak.
Untuk diketahui Mbah Saridin adalah tokoh sakti dan legendaris asal Kayen ini.
Julukan Laskar Saridin bagi tim Persipa Pati diambil dari nama tokoh tersebut.
Selain itu akun sosial media Persipa Pati saat ini juga banjir komentar dukungan dari para suporter.
Seperti yang ditulis jakenans51
"KAMI MENARUH RASA PERCAYA INI KEPADA KALIAN SEMUA WAHAI PARA PUNGGAWA"
Skuad Persipa Pati saat ini memang berada di situasi sulit, diharapkan para pemain bisa tampil apik.
Dalam dua pertandingan sisa melawan Sulut United dan Persiba Balikpapan, para pemain bisa menyapu bersih kemenangan.
Untuk keluar dari lubang jarum degradasi ke Liga 3. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab