HOT NEWS! Video Ramalan Gempa Magnitudo 9 Guncang Indonesia, Cek Linknya

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 10:18 WIB
Ilustrasi gempa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Ilustrasi gempa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merespons secara tegas isu yang belakangan heboh di media sosial mengenai klaim gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 9,0.

Narasi yang berasal dari unggahan pengamat cuaca amatir asal Kanada, Frankie MacDonald, tersebut menyebutkan bahwa Indonesia — khususnya wilayah Jawa dan Jakarta — bakal dihantam gempa dahsyat sebelum akhir tahun 2026 berakhir.

Baca Juga: Daftar 14 Zona Megathrust Terbaru di Wilayah Indonesia

Pernyataan Resmi BMKG

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi hingga saat ini belum mampu memprediksi waktu, lokasi, dan kekuatan gempa secara presisi.

Teknologi Belum Ada: Belum ada perangkat ilmiah di dunia yang bisa menentukan kapan dan di mana gempa bumi akan terjadi secara akurat.

Keberhasilan Ramalan Hanya Kebetulan: Kepatutan atau kecocokan klaim ramalan dengan peristiwa alam di lapangan dinilai hanyalah kebetulan semata.

Baca Juga: Daftar 14 Zona Megathrust yang Intai Indonesia

Frekuensi Gempa Indonesia: Secara statistik, Indonesia memang rata-rata mengalami dua kali gempa bumi berskala besar (M > 7,0) setiap tahunnya.

Fakta Kerawanan Bencana di Indonesia

Meski membantah prediksi spesifik tersebut, BMKG tidak menampik bahwa wilayah Indonesia secara geografis terletak di area yang sangat aktif secara seismik:

Ancaman Nyata: Indonesia dikelilingi oleh 14 zona megathrust serta deretan sesar aktif darat yang berpotensi memicu guncangan.

Pengawasan 24/7: Pemantauan aktivitas kegempaan terus dilakukan tanpa henti di seluruh segmen wilayah guna mendeteksi potensi bahaya sedini mungkin.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah mempercayai isu atau narasi liar di media sosial yang berasal dari sumber tidak terverifikasi.

Upaya terbaik yang perlu ditingkatkan adalah mitigasi bencana, seperti memahami langkah evakuasi mandiri, memperkuat struktur bangunan, serta memantau kanal resmi BMKG untuk pembaruan informasi tepercaya. (*)

Editor : Zakarias Fariury
link video video gempa m9 gempa bumi di indonesia gempa bumi magnitudo 9 megathrust