Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Owner The Startup Island Karimunjawa Buka Suara, Siap Komitmen Penuhi Syarat Investasi

Nibros Hassani • Rabu, 7 Februari 2024 | 17:45 WIB
MASIH LANJUT: Tampak progres bangunan The Startup Island di Desa Kemujan, Karimunjawa. (BAMBANG UNTUK RADAR KUDUS)
MASIH LANJUT: Tampak progres bangunan The Startup Island di Desa Kemujan, Karimunjawa. (BAMBANG UNTUK RADAR KUDUS)

 



JEPARA, RADARPATI.ID – Carlos De Ory Gordillo, pengusaha asal Spanyol pemilik atau owner proyek The Startup Island mengaku tetap optimistis investasinya di Karimunjawa berjalan lancar.

Saat ini, ia tengah memenuhi sejumlah persyaratan lingkungan seperti AMDAL. Ia sendiri telah merencanakan anggaran sebanyak USD 1 miliar dari tabungannya untuk mensukseskan proyek ini.

Ini disampaikan Carlos kepada wartawan Jawa Pos Radar Kudus melalui video conference. Kepada wartawan, Carlos bercerita, proyek The Startup Island miliknya sempat menghadapi masalah terutama dengan warga lokal.

Ia mengaku sempat dimanfaatkan oleh sejumlah orang dalam proses pembuatan proyek ini. Ia juga mengalami kendala perizinan saat proyek dimulai.

Walaupun begitu, Ia berjanji akan mengikuti regulasi yang berlaku di Indonesia, step by step. Ia saat ini tengah mengajukan perizinan AMDAL kepada pihak yang berwenang.

Selain itu, ia mengaku telah mengeluarkan dana yang cukup banyak dari tabungannya. Ia juga telah mengukur cost pengeluaran untuk proyek ini nantinya akan jauh lebih besar.

Sehingga Ia tetap bersikap realistis, sembari berupaya menggandeng investor asal Eropa dan pengusaha lain di luar Indonesia untuk bergabung dalam proyek ini.


“Saya akan tetap bersikap positif dan terus melanjutkan proyek ini. Saya yakin 99 persen orang Indonesia baik. Saya juga ingin proyek ini berdampak positif untuk warga lokal, untuk masyarakat. Passion saya adalah untuk membantu orang-orang. Saya ingin membangun masa depan yang berkelanjutan,” jawabnya dalam Bahasa Inggris.

Baca Juga: Pemkab Jepara Kucurkan Uang Rp 9,4 Miliar untuk Bantuan Kesehatan, Ini Daftar Peruntukannya

Soal lingkungan, ia mengakui sangat peduli dengan lingkungan. Ia juga cukup sedih dengan masalah tambak yang marak di Karimunjawa.

“Saya sudah 6-7 kali ke Karimunjawa dan sedih soal tambak yang ada di sana. Selama mengawal proses proyek ini saya mengakui tidak mendapat dukungan dari masyarakat dan sempat muncul kesalahpahaman. Tapi saya terus maju dan positif. Saya berharap proyek saya yang rencananya akan dibangun 320 kamar ini bisa berkontribusi untuk masyarakat,” jelas Carlos—yang juga masuk dalam FORBES 100 Most Creative People in Business . (nib/war)

Editor : Achmad Ulil Albab
#pulau #hotel #lingkungan #jepara #tambak #amdal #karimunjawa #apartemen #investasi