RADARPATI.JAWAPOS.COM - Tanaman cabai yang tumbuh subur belum tentu menghasilkan banyak buah. Salah satu penyebabnya adalah bunga yang terlambat muncul atau gugur sebelum berkembang menjadi cabai.
Untuk mengatasinya, pekebun perlu memperhatikan keseimbangan nutrisi, kondisi lingkungan, pemangkasan, dan penyerbukan. Mengacu pada panduan University of Georgia Extension, cabai tumbuh baik di tempat yang mendapat sinar matahari penuh dengan suhu hangat.
1. Atur Pemupukan dengan Tepat
Pemupukan berperan penting dalam merangsang pembungaan. Nitrogen yang berlebihan dapat membuat tanaman lebih banyak menghasilkan daun daripada bunga. Karena itu, pemberian pupuk perlu disesuaikan dengan fase pertumbuhan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Kurangi nitrogen berlebihan saat tanaman mulai berbunga agar pertumbuhan daun tidak terlalu dominan.
Penuhi kebutuhan fosfor dan kalium menggunakan pupuk sesuai kebutuhan tanaman dan petunjuk kemasan.
Baca Juga: Cara Mudah Menanam Cabai Bagi Pemula, Hasil Bisa Melimpah
Perhatikan unsur kalsium dan boron yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Gunakan pupuk organik, seperti kompos dan pupuk kandang matang, untuk membantu memperbaiki struktur tanah.
Hindari pemupukan berlebihan karena dapat mengganggu kesehatan akar.
2. Jaga Cahaya, Suhu, dan Penyiraman
Kondisi lingkungan yang tidak stabil dapat menghambat pembungaan dan menyebabkan bunga gugur. Tanaman cabai membutuhkan cahaya cukup serta kelembapan tanah yang terjaga.
Lakukan beberapa langkah berikut:
Tempatkan tanaman di area yang mendapat sekitar 6–8 jam sinar matahari langsung setiap hari.
Berikan naungan sementara ketika cuaca terlalu panas.
Siram saat lapisan atas media mulai mengering agar kelembapan tetap stabil.
Pastikan drainase lancar supaya air tidak menggenang dan merusak akar.
Pantau kondisi tanaman ketika terjadi perubahan cuaca ekstrem.
3. Lakukan Pemangkasan Secara Selektif
Pemangkasan dapat membantu memperbaiki sirkulasi udara dan mengatur pertumbuhan tanaman. Namun, pemangkasan berlebihan justru bisa mengurangi kemampuan tanaman menghasilkan energi.
Pangkas bagian yang sakit, rusak, atau terlalu rimbun jika mengganggu pertumbuhan. Gunakan alat yang bersih untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit.
Pada tanaman muda, bunga yang muncul terlalu dini dapat dibuang jika tanaman belum cukup kuat. Namun, langkah ini tidak selalu diperlukan pada setiap tanaman cabai.
4. Bantu Proses Penyerbukan
Cabai dapat melakukan penyerbukan sendiri, tetapi getaran dan pergerakan udara membantu memindahkan serbuk sari. Pada tanaman yang tumbuh di tempat tertutup, bantuan penyerbukan dapat dicoba.
Caranya cukup sederhana:
Goyangkan batang secara perlahan ketika bunga sudah mekar.
Ketuk tangkai bunga dengan lembut untuk membantu melepaskan serbuk sari.
Gunakan kuas halus untuk membantu memindahkan serbuk sari jika diperlukan.
Pastikan sirkulasi udara di sekitar tanaman cukup baik.
Perlu diingat, bunga yang gagal menjadi buah tidak selalu disebabkan oleh penyerbukan. Suhu ekstrem, kekurangan air, dan gangguan nutrisi juga bisa menjadi penyebabnya.
5. Kendalikan Hama dan Penyakit
Hama seperti kutu daun dan trips dapat merusak jaringan tanaman serta mengganggu perkembangan bunga. Karena itu, periksa daun, pucuk, batang, dan bunga secara berkala.
Untuk mencegah serangan semakin parah, bersihkan gulma, buang bagian tanaman yang sakit sesuai kebutuhan, dan jaga sirkulasi udara. Jika diperlukan, gunakan metode pengendalian hama yang sesuai dengan jenis gangguannya.
6. Kenali Penyebab Bunga Cabai Rontok
Selain perawatan yang kurang tepat, beberapa faktor berikut juga dapat menyebabkan bunga cabai gugur:
Suhu terlalu tinggi, yang dapat mengganggu proses pembentukan buah.
Penyiraman tidak konsisten, sehingga tanaman mengalami stres akibat kekeringan atau kelebihan air.
Kelembapan udara berlebihan, yang dapat memengaruhi penyerbukan dan meningkatkan risiko penyakit.
Ketidakseimbangan nutrisi, baik akibat kekurangan maupun kelebihan pupuk.
Serangan hama dan penyakit, yang mengganggu kesehatan tanaman.
Jika bunga mulai berguguran, jangan langsung menambah pupuk. Periksa terlebih dahulu kondisi tanah, pola penyiraman, cuaca, serta kemungkinan serangan hama.
Pada akhirnya, cara merangsang bunga cabai tidak bergantung pada satu jenis pupuk atau perlakuan khusus. Kunci utamanya adalah menjaga nutrisi tetap seimbang, memberikan cahaya yang cukup, mengatur penyiraman, dan melakukan perawatan secara konsisten agar bunga dapat berkembang menjadi buah. (*)
Editor : Zakarias Fariury