
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Menanam cabai sendiri di rumah bisa menjadi solusi untuk menghemat pengeluaran, terutama saat harga cabai melonjak. Dengan perawatan yang tepat, tanaman cabai dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah melimpah.
Mengutip laman Jurukebun, berikut enam cara merawat tanaman cabai agar produktivitasnya tetap optimal.
1. Atur Penyiraman dan Pemupukan
Pastikan tanaman memperoleh air yang cukup, terutama saat mulai berbunga dan berbuah. Jaga kelembapan tanah agar tidak terlalu kering maupun tergenang. Tambahkan kompos atau pupuk organik untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
2. Kendalikan Serangan Hama
Periksa tanaman secara rutin untuk mendeteksi hama sejak dini. Pestisida nabati dapat menjadi alternatif pengendalian, dengan penggunaan yang disesuaikan terhadap jenis hama dan petunjuk pemakaian.
3. Bersihkan Gulma dan Pangkas Daun Rusak
Singkirkan gulma di sekitar perakaran agar tidak berebut air dan nutrisi dengan tanaman cabai. Pangkas daun kering serta bagian yang terserang penyakit untuk menjaga kesehatan tanaman.
4. Lakukan Perempelan Tunas
Perempelan dilakukan dengan membuang tunas samping di ketiak daun sesuai kebutuhan. Langkah ini membantu mengatur pertumbuhan tanaman. Lakukan secara hati-hati agar tanaman tidak mengalami stres akibat pemangkasan berlebihan.
5. Pilih Pupuk yang Tepat
Pada fase berbunga dan berbuah, tanaman membutuhkan unsur fosfor (P) dan kalium (K). Sementara itu, pemberian nitrogen (N) perlu seimbang agar pertumbuhan daun tidak berlebihan. Gunakan pupuk sesuai kebutuhan dan dosis yang dianjurkan.
6. Gunakan Pot yang Cukup Besar
Jika menanam cabai dalam pot, pilih wadah yang memberikan ruang memadai bagi akar dan memiliki drainase baik. Apabila pot terlalu sempit, pindahkan tanaman ke wadah yang lebih besar dengan hati-hati agar akar tidak rusak.
Dengan perawatan rutin dan pemenuhan kebutuhan tanaman yang tepat, cabai di pekarangan rumah berpeluang tumbuh sehat serta menghasilkan panen yang lebih maksimal. (*)



