KUDUS – Hari Kartini menjadi momen spesial di Rumah Sakit (RS) Aisyiyah Kudus. Tak sekadar seremoni, mereka berbagi kado spesial bagi bayi yang lahir tepat pada 21 April 2026.
RS Aisyiyah Kudus memberikan kado berupa paket perlengkapan bayi. Ini sebagai bentuk apresiasi atas kelahiran pada hari yang bersejarah tersebut.
Humas RS Aisyiyah drg. Ika Oktaviani Risanti mengatakan, kado spesial tersebut merupakan wujud nyata penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan.
Ia mengatakan hingga pukul 12.00, ada satu bayi yang lahir tepat di tanggal 21 April 2026. Bayi mungil tersebut lahir secara spontan dengan kondisi sehat. Momentum Hari Kartini ini memaknai tidak hanya dengan seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata.
”Bayi yang lahir hari ini adalah simbol harapan masa depan, dan kami ingin turut hadir dalam momen bahagia tersebut,” ungkapnya.
RS Aisyiyah juga menggelar kegiatan edukatif bertajuk literasi finansial bagi pegawai perempuan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas perempuan dalam peran strategis mengelola keuangan keluarga.
Dalam sesi tersebut, peserta dibekali pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang bijak, perencanaan masa depan, hingga pentingnya literasi finansial dalam menciptakan ketahanan ekonomi keluarga.
”Perempuan, khususnya seorang ibu, memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga kesehatan keluarga, tetapi juga dalam mengelola keuangan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pegawai semakin berdaya dan mampu menjadi pengelola keuangan yang cerdas,” tambah drg. Ika.
Rangkaian kegiatan ini pun mendapat sambutan positif. Selain menghadirkan kebahagiaan bagi orang tua yang menyambut kelahiran buah hati di Hari Kartini, kegiatan ini juga memberikan nilai edukasi yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat Hari Kartini, RS Aisyiyah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan, demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, mandiri, dan berkualitas. (san/him)
Editor : Abdul Rochim