Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Kanjengan Semarang Terbakar Hebat, Api Melalap Blok F dan Area PKL

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
Pasar Kanjengan yang berlokasi di Kauman, Kecamatan Semarang Tengah kebakar, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 22.30. (JPR)
Pasar Kanjengan yang berlokasi di Kauman, Kecamatan Semarang Tengah kebakar, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 22.30. (JPR)

Advertisement

SEMARANG - Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan yang berada di kawasan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. 

Kobaran api melahap sejumlah ruko dan lapak pedagang kaki lima (PKL), terutama di kawasan Blok F.

Api terlihat membakar bagian sisi utara Blok F yang merupakan kompleks pertokoan dua lantai. Di lokasi tersebut terdapat sejumlah toko yang digunakan untuk berjualan perhiasan emas hingga kebutuhan kelontong.

Advertisement

Selain itu, bagian sisi selatan yang berada tepat di belakang area pertokoan juga turut terbakar. Lokasi tersebut merupakan lapak PKL yang menjual pakaian, sandal, hingga berbagai perabot rumah tangga.

Anton, warga Kanjengan yang berada di lokasi saat kejadian, mengaku mendengar teriakan warga soal kebakaran sebelum melihat api mulai membesar dari bagian tengah pasar.

Advertisement

“Tadi ada orang yang teriak-teriak kebakaran. Terus saya lihat dari tengah sudah ada api kebakaran,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab munculnya api. Namun menurutnya, material yang mudah terbakar di area tersebut membuat kobaran api cepat membesar dan mudah menyala kembali.

“Makanya api mudah menyala kembali, karena yang terbakar bahan-bahan yang mudah terbakar,” jelas Anton.

Sementara itu, warga lainnya, Fadli, mengatakan saat malam hari Pasar Kanjengan memang sudah tidak beroperasi sehingga banyak pemilik ruko tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya.

“Pasar Kanjengan saat malam hari memang tidak ada aktivitas, enggak buka, banyak pemilik ruko yang tak sempat menyelamatkan barang dagangannya,” katanya.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer