Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Wabup Bellinda Tekankan Pembaruan Data Akurat untuk Optimalkan Program MBG di Kudus

Abdul Rochim • 2026-03-31 13:37:09
CEK: Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton meninjau pelaksanaan di dapur MBG belum lama ini. (DINAS KOMINFO KUDUS UNTUK RADAR PATI)
CEK: Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton meninjau pelaksanaan di dapur MBG belum lama ini. (DINAS KOMINFO KUDUS UNTUK RADAR PATI)

KUDUS – Menjelang tahun ajaran baru, jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kudus diprediksi mengalami perubahan.

Kondisi tersebut menuntut kesiapan data yang akurat agar distribusi layanan, termasuk penyediaan dapur MBG, dapat berjalan tepat sasaran.

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, menegaskan pentingnya pembaruan data secara berkala agar program MBG mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga: Aset Strategis Pemkab Kudus Diminati Investor, Disiapkan Jadi Hotel hingga Pusat Bisnis

Menurutnya, perubahan jumlah penerima merupakan hal wajar sehingga validitas data harus terus diperhatikan.

Ia menyampaikan bahwa penambahan maupun pengurangan penerima manfaat perlu segera diakomodasi dalam sistem data terbaru.

Dengan demikian, pelaksanaan program dapat tetap relevan dengan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, Bellinda juga menyoroti keberadaan dapur MBG, khususnya di wilayah yang berpotensi masuk kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Baca Juga: Di Kudus, Konumsi LPG 3 Kg Meningkat Drastis dalam Periode Harian

Wilayah tersebut dinilai perlu mendapat perhatian lebih, terutama jika ditemukan kasus gizi kurang.

Meski demikian, pihaknya masih memerlukan pembaruan data untuk memastikan sebaran dapur MBG di daerah tersebut.

Karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai penting guna memperoleh gambaran kondisi yang lebih akurat.

Ia menambahkan, penentuan dapur MBG tidak harus bergantung pada batas administratif wilayah.

Selama terdapat kebutuhan nyata serta jumlah penerima memenuhi ketentuan, pengajuan dapur MBG tetap dapat dilakukan.

Bellinda juga mendorong wilayah pinggiran yang memiliki potensi permasalahan gizi agar lebih aktif mengusulkan program.

Menurutnya, partisipasi daerah menjadi kunci agar program MBG dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, ia meminta jajaran terkait segera memperbarui data serta memperkuat koordinasi guna memastikan program MBG di Kudus berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Editor : Abdul Rochim
#gizi masyarakat #data MBG #Makan Bergizi Gratis #MBG kudus #Bellinda Putri Sabrina Birton