Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

TKA! Ini Fakta Mengejutkan yang Wajib Diketahui Calon Mahasiswa

Abdul Rochim • Sabtu, 8 November 2025 | 04:58 WIB
UJI: Siswa SMA 1 Kudus di luar ruangan setelah selesai tes kemampuan akademis (TKA) kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)
UJI: Siswa SMA 1 Kudus di luar ruangan setelah selesai tes kemampuan akademis (TKA) kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

KUDUS – Siswa kelas XII SMA/SMK mengikuti Tes Kemampuan Akademis (TKA).

Meski tidak diwajibkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), hasil tes tersebut menjadi salah satu syarat penting untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), yang seleksinya mengacu pada nilai rapor dan prestasi tanpa ujian tulis.

Plt Kepala SMA 1 Kudus, Nur Afifuddin, menegaskan bahwa TKA berbeda dari ujian nasional (unas) yang pernah berjalan sebelumnya.

Dalam TKA, hanya ada lima mata pelajaran yang diujikan, tiga mapel wajib, yakni bahasa Indonesia, matematika, dan bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan sesuai jurusan atau program studi yang ingin dituju siswa saat mendaftar PTN.

Menurutnya, pelaksanaan TKA di SMA 1 Kudus dibagi menjadi dua gelombang.

Gelombang pertama digelar pada Senin (3/11)–Selasa (4/11), sementara gelombang kedua berlangsung Rabu (5/11)–Kamis (6/11).

Sekolah memanfaatkan tiga laboratorium komputer dengan kapasitas masing-masing 30 perangkat untuk mengakomodasi peserta tes.

“TKA untuk SMA ini diperuntukkan sebagai syarat masuk PTN lewat jalur SNBP. Nantinya siswa akan memperoleh sertifikat sebagai validasi nilai rapor. Itu sebabnya tes diselenggarakan bulan ini karena pendaftaran SNBP biasanya dibuka pada Februari,” ujarnya.

Ia menambahkan, perbedaan lain antara TKA dan unas terletak pada cakupan materi.

TKA menguji materi dari semester I sampai semester V, sedangkan unas mencakup materi hingga semester VI.

Meski tidak wajib, seluruh SMA/SMK di Kabupaten Kudus tetap menyelenggarakan tes tersebut.

“Nilai TKA juga akan tercantum bersama ijazah sehingga dapat menjadi pertimbangan akademik siswa di tahap selanjutnya,” imbuhnya.

Pengawasan tes dilakukan oleh guru dari sekolah lain serta petugas dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah.

Salah satu pengawas dari cabang dinas, Sumiat, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di Kudus berjalan lancar tanpa gangguan server maupun pemadaman listrik.

Ia menuturkan bahwa kondisi cuaca menjadi tantangan di beberapa daerah.

“Ada sekolah di Pati yang harus memperpanjang pelaksanaan tes hingga sore. Ketika hujan deras mengguyur, terjadi pohon tumbang dan banjir. Pada saat itu sesi ketiga TKA harus ditunda karena listrik padam. Kami langsung berkoordinasi dengan Kemendikdasmen untuk penjadwalan ulang,” jelasnya.

Sumiat menegaskan bahwa siswa yang berhalangan hadir karena sakit atau terdampak bencana dapat mengikuti TKA susulan pada 17–20 November.

“Kami memastikan tidak ada peserta yang tertinggal,” tegasnya.

Salah satu peserta, Adinda, siswi kelas XII-F7 SMA 1 Kudus, mengaku kesulitan mengerjakan soal matematika.

Dari 25 soal yang tersedia, waktu yang diberikan hanya 50 menit.

Sementara untuk mata pelajaran lainnya, jumlah soal sama namun waktu pengerjaan hanya 40 menit.

“Saya ikut gelombang kedua di sesi pertama. Kemarin tiga mapel wajib sudah saya kerjakan. Hari ini mata pelajaran pilihan. Saya memilih sosiologi dan ekonomi karena ingin melanjutkan kuliah di program studi administrasi bisnis,” tuturnya. (san/him)

Editor : Abdul Rochim
#tka #calon mahasiswa #tes #sma