Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jajanan Kantin Sekolah di Kudus Diduga Mengandung Rodamin B, Seberapa Bahaya?  

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 20 November 2024 | 01:31 WIB

 

DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS CEK JAJAJAN: Petugas kesehatan dari Puskesmas Jati mengecek jajanan kantin sekolah SMP NU Al Ma’ruf (19/11).
DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS CEK JAJAJAN: Petugas kesehatan dari Puskesmas Jati mengecek jajanan kantin sekolah SMP NU Al Ma’ruf (19/11).

KUDUS, RadarPati.ID – Puskesmas Jati melakukan kegiatan inspeksi sanitasi dan pemeriksaan makanan atau jajanan di lingkungan sekolah.

Kali ini, menyasar jajanan di kantin SMP NU Al Ma’ruf Kudus.

Adapun jajanan yang diperiksa yakni basreng, makaroni, sempolan, kerupuk usus, pangsit, serta jajanan kemasan berbagai merek.

Sampel jajanan tersebut dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui kandungan zat di dalamnya.

Kepala Puskesmas Jati Darini menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi kandungan borak (pengawet berbahaya), formalin (pengawet untuk industri), metanil yellow (pewarna sintetis) rodamin B (pewarna sintetis).

“Hasil uji laboratorium semua negatif kecuali pangsit positif mengadung Rodamin B,” ungkap Darini.

Rodamin B sendiri merupakan zat pewarna sintetis yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan dilarang penggunaannya pada makanan.

Biasanya berbentuk serbuk kristal berwarna hijau atau ungu kemerahan.

Ini ditemukan pada jajanan pangsit yang tengahnya olesan seperti saus warna merah pekat.

“Kami sudah mengedukasi kepada pengelola kantin agar pangsit tidak dijual lagi.

Jajanan pangsit yang mengandung rodamin B tersebut didapatkan oleh pengelola kantin dari pasar. Sehingga, bukan buatan sendiri dari pengelola kantin sekolah,” ujarnya.

Tim kesehatan mengecek untuk kadaluarsanya, semuanya masih aman, karena pengelola kantin juga sudah sering mengecek tanggal kadaluarsanya.

Lebih lanjut, Darini menyampaikan bahwa kegiatan inspeksi sanitasi dan pemeriksaan rutin dilakukan di lingkungan sekolah, tidak hanya di SMP Al Ma’ruf.

Hal ini ditujukan untuk memastikan jajanan anak tetap aman.

“Kita juga menyasar PKL di lingkungan sekolah, ini dilakukan untuk memastikan jajanan yang dikonsumsi anak-anak tetap aman,” tegasnya.

Selain itu, sekaligus untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada para pedagang maupun kantin sekolah untuk menjual jajanan yang aman dikonsumsi oleh anak-anak. (san/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#jajanan #kudus #Rodamin #puskesmas #sekolah