Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ketua DPRD Kudus Masan Sebut Serapan Anggaran APBD Baru 54,01 Persen, Pemkab Kudus Perlu Genjot Lagi Pembangunan Begini Penjelasannya

Indah Susanti • Kamis, 26 September 2024 | 04:50 WIB
CEK FASILITAS: Ketua Sementara DPRD Kudus H.Masan bersama Pj Bupati Kudus M. Hasan Chabibie didampingi Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam. DONNY SETYAWAN/RADARPATI.ID
CEK FASILITAS: Ketua Sementara DPRD Kudus H.Masan bersama Pj Bupati Kudus M. Hasan Chabibie didampingi Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam. DONNY SETYAWAN/RADARPATI.ID

KUDUS, RADARPATI.ID – Ketua Sementara DPRD Kudus H.Masan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, untuk memaksimalkan penyerapan APBD 2024.

Sebab, sampai trimester ketiga ini, penyerapan APBD tergolong masih rendah yakni berkisar 54,01 persen.

“Pemkab Kudus melalui pimpinan daerah harus mengejar agar penyerapan anggaran juga besar. Salah satunya dengan memastikan program-program kegiatan yang direncanakan apakah sudah terlaksana semua atau belum,” kata Ketua Sementara DPRD Kudus H.Masan ditemui usai rapat pembentukan fraksi
DPRD Kudus, Jumat (20/9) 2024.

Menurutnya DPRD Kudus sudah melaksanakan tugasnya dengan melakukan pengesahan APBD secara tepat waktu.

Pemkab sebagai eksekutif bisa langsung melaksanakan pembangunan daerah sejak
awal 2024 lalu.

”Kalaupun terkendala musim hujan, maka bisa dilaksanakan pada Maret atau April 2024.
Terkait upaya percepatan penyerapan anggaran, saya diajak keliling Penjabat (Pj) Bupati Kudus M. Hasan Chabibie meninjau beberapa pekerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Kabupaten Kudus, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker Perinkop dan UKM) Kudus dan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus,” ungkapnya.

Ia berharap pekerjaan bisa dikerjakan secepatnya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara cepat.

Jika, hingga pekan ini masih belum maksimal, tentu manfaatnya juga tertunda dirasakan.

Selain itu, masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) juga harus ada kesamaan tujuan, terutama OPD yang terlibat dalam tim teknis dari setiap program kegiatan yang dijadwalkan oleh OPD.

Berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kudus, penyerapan APBD tahun 2024 selama periode Januari-Agustus 2024 di semua organisasi perangkat daerah (OPD) mencapai 54,01 persen atau Rp1,35 triliun dari total anggaran Rp 2,51 triliun.

Selain itu, H.Masan juga mengutarakan, untuk SIHT tetap mendapat alokasi anggaran 2025 dengan nominal yang cukup besar, yakni Rp 30 miliar.

Terkait kasus dugaan tipikor yang melanda SIHT, H.Masan telah berkoordiansi dengan Pj Bupati untuk menyelesaikan proyek tersebut.

”Karena kami tak ingin proyek yang sudah dianggarkan besar terus mangkrak. Jadi anggaran itu fokus, dan memberikan manfaat,” ungkapnya.

H.Masan mengungkapkan nantinya angaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan kelengkapan SIHT, seperti jalan, drainase, dan gudang.

Ia berharap pada 2026 sesuai dengan aspirasi pengusaha rokok kecil pihaknya dapat memberikan alat tambahan produksi, serta dapat mendapat melengkapi gudang yang
masih kurang.

”Untuk gudang ketambahan enam untuk tahun depan, dan tahun ini sudah dibangun empat. Jadi kurang lebih menjadi 10 gudang,” ujarnya. (san)

Editor : Abdul Rochim
#DPRD Kudus #kudus #pemkab kudus #Pj Bupati Kudus M Hasan Chabibie #Pemkab #RSUD Loekmono Hadi Kudus #Masan #anggaran