JEPARA – Senyum tak pernah lepas dari wajah Syafaat (41), warga RT 3/RW 5 Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, saat menyaksikan rumah yang selama ini ditempatinya bersama keluarga mulai dirobohkan.
Bukan karena musibah, melainkan sebagai awal pembangunan rumah layak huni melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026.
Di hadapan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, Syafaat tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.
Rumah sederhana yang selama ini dihuni bersama istrinya, Sri Pujiwati, dan dua anak mereka akan dibangun kembali menjadi tempat tinggal yang lebih layak.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. Terima kasih kepada Pak Bupati dan Pak Dandim," ucap Syafaat dengan mata berbinar.
Ia mengaku tidak pernah membayangkan impiannya memiliki rumah yang nyaman akhirnya menjadi kenyataan.
Selama bertahun-tahun, keluarganya hidup dalam keterbatasan, namun tidak pernah berhenti berdoa agar suatu saat memiliki tempat tinggal yang lebih baik.
Menurut Syafaat, doa itu bahkan rutin dipanjatkan oleh anak sulungnya yang kini duduk di bangku kelas IV SD Negeri 3 Kedungleper.
"Setiap malam anak saya selalu berdoa. Subhanallah, ternyata doa itu dikabulkan Allah. Semoga rumah ini menjadi rumah yang sakinah, mawaddah, warahmah," tuturnya.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan sang istri, Sri Pujiwati.
Keluarga mereka menjadi salah satu dari tiga penerima bantuan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III resmi dimulai di Desa Kedungleper pada Rabu (15/7) dan dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026.
Selain pembangunan rumah tidak layak huni, program tersebut juga mencakup berbagai kegiatan fisik dan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak warga yang dapat menikmati hunian yang aman, sehat, dan layak sebagai tempat membangun kehidupan bersama keluarga. (fik)