JEPARA, RADARPATI.ID - Kabupaten Jepara akhirnya kembali memiliki gedung pertunjukan film atau bioskop.
Bioskop yang saat ini hadir menghiasi dunia hiburan Jepara ialah New Star Cineplex (NSC).
Kali ini berada di dalam kompleks Saudara Swalayan Jepara lantai 3. Tepatnya di Jalan Veteran nomor 14, Kauman, Kecamatan Jepara.
Pada Senin siang menjelang sore pukul 14.45 wartawan Jawa Pos Radar Kudus berkesempatan
menonton salah satu tayangan, berjudul Melukis Harapan di Langit India.
Wartawan memilih kursi A7 di studio dua yang posisinya berada paling atas.
Pada saat wartawan hadir, juga terdapat puluhan masyarakat Jepara yang turut mencoba pengalaman baru menonton bioskop di Kabupaten Jepara tersebut.
Suasana saat menonton film tampak khidmat, dengan ruangan yang harum. Kursi yang empuk disertai tempat minuman di bagian depannya.
Suara sound juga menggema jernih. Air conditioner (AC) ruangan juga cukup dingin.
Manajer NSC Jepara Himawan Sasongko merasa bangga sebab dapat menghadirkan bioskop bagi
warga Jepara.
"Dari cerita yang kami dapat, sebetulnya ini bukan kali pertama di Jepara terdapat bioskop, beberapa tahun yang lalu pernah ada. Tapi kini sebagai jaringan bioskop independen (NSC, Red) kami hadir di Jepara," ungkapnya.
NSC Jepara telah resmi dibuka untuk masyarakat secara umum pada Minggu (15/12) lalu. Dengan
menyediakan dua studio, masing-masing studio memiliki kapasitas 200 kursi.
"Awal mula opening ini kami persembahkan lima film terbaru, tiga dari Indonesia dan dua dari luar
negeri. Ya saat ini, dalam satu hari bisa menanyangkan lima film," ucapnya.
Daftarnya meliputi Hutang Nyawa, Racun Sangga, Melukis Harapan, The Lord of The Ring: War of
Rohirrim, serta Kraven the Hunter.
"Kami menganut sistem sebagaimana hak dan operasional gedung. Durasi operasi 10.30 - 19.30,"
ringkasnya.
Kendati saat ini baru terdapat lima judul film yang dapat ditayangkan, akan tetapi Himawan menyampaikan ke depan akan menambah film yang ada.
"Tentunya akan update film-film terbaru. Biasanya persatu Minggu," ujarnya.
Hingga Senin (16/12) atau hari kedua dibuka untuk umum dituturkan bahwa warga Jepara sangat antusias.
"Kami belum memaksimalkan 100 persen layanan kami, baru dibatasi 50 persen. Tapi antusiasme
sangat kuar biasa. Setiap hari ada peningkatan dari 35 persen menjadi 40 persen kunjungan," sebutnya.
Untuk tiket masuk dan menontonnya sendiri, terbagi menjadi beberapa kategori. Seperti Senin hingga Rabu Rp 25 ribu plus minum Rp 9 ribu.
Sementara pada Kamis hingga Jumat Rp 30 ribu plus minum Rp 9 ribu. Serta pada Sabtu hingga Minggu Rp 35 ribu plus minum Rp 9 ribu.
"Harganya flat, tapi ke depan tidak menutup ada penyesuaian seperti diskon dan sebagainya. Kami persembahkan kepada warga Jepara, tunggu genre film lainnya. Semoga bisa menghibur dan membuat bahagia, tetap jaga kondusivitas dan bijak dalam memilih film yang ada," jelasnya. (fik/war)
Editor : Achmad Ulil Albab