Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Tinggikan Jalan Terendam Rob dan Banjir Zayinul Fata Kirim 150 Dump Truk Tanah Padas

Wahib Pribadi • Rabu, 25 Juni 2025 | 12:45 WIB

MITIGASI BENCANA : Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata mengisi pelatihan mitigasi bencana. WAHIB PRIBADI/RADARPATI.ID
MITIGASI BENCANA : Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata mengisi pelatihan mitigasi bencana. WAHIB PRIBADI/RADARPATI.ID

DEMAK - Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata membantu sebanyak 150 dump truk tanah padas untuk peninggian jalan terendam banjir rob di kawasan pesisir Demak.

Penyerahan bantuan mitigasi bencana ini khusus menyasar 12 desa di Kecamatan Bonang.

Tanah padas akan menjadi landasan sebelum dibangun jalan beton.

Yaitu, Desa Purworejo, Margolinduk, Morodemak, Gebang, Gebangarum, Karangrejo, Tridonorejo, Betahwalang, Kembangan, Sukodono, Krajanbogo, dan Sumberejo.

Desa-desa tersebut merupakan wilayah yang kena bencana dan rawan bencana sehingga perlu bantuan peninggian tanggul akibat terendam rob maupun banjir akibat tanggul jebol.

Dalam pelatihan mitigasi bencana ini, warga juga dibekali pengetahuan tentang cara menghadapi darurat bencana tersebut.

Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata menyampaikan, selain bantuan peninggian jalan, sebanyak 300 warga juga dilatih dalam kegiatan mitigasi bencana yang berlangsung di GOR Desa Margolinduk, Kecamatan Bonang.

Pelatihan mitigasi bencana ini menggandeng BUMN Pertamina Gas Negara (PGN) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak.

"Bantuan dan pelatihan ini wujud kepedulian kami untuk meringankan beban masyarakat terdampak rob di pesisir Kecamatan Bonang," katanya.

Ia mengajak masyarakat secara bersama-sama menanggulangi rob maupun bencana banjir yang kerap melanda saat musim penghujan.

"Kita cari solusi bareng atas semua problem yang ada ini. Mari kita tanggulangi bersama. Kita juga sudah sampaikan kepada bupati agar 30 persen APBD untuk daerah yang kena bencana,"ujar Zayinul Fata.

Muadhom dari Lembaga Relawan Kesejahteraan Masyarakat (RKM) menambahkan,  pelatihan mitigasi bencana diperlukan agar masyarakat memahami tentang penanganan bencana alam.

"Kita berharap, pelatihan mitigasi dapat memberikan wawasan bagi warga tentang cara menghadapi bencana," ujarnya.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Demak Riski Sulistyanto mengatakan, rob merupakan hasil perbuatan manusia.

Baik terkait dengan perusakan alam maupun tindakan manusia lainnya.

"Disinilah pentingnya mitigasi bencana sebagai upaya preemptive maupun preventif dalam menghadapi bencana. Yang lebih penting perlunya partisipasi masyarakat secara proaktif dalam penanganan bencana," jelasnya. (hib/fth)

Editor : Abdul Rochim
#rob #DPRD Demak #mitigasi bencana #demak #banjir rob #Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata