Jalur Lingkar Utara Grobogan Ditutup Sampai November, Sumbu Tiga Diminta Hindari Kota

Intan Maylani • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 20:32 WIB
SUMBU TIGA: Sejumlah kendaraan sumbu tiga saat nekad melintasi Kota Purwodadi.
SUMBU TIGA: Sejumlah kendaraan sumbu tiga saat nekad melintasi Kota Purwodadi.

GROBOGAN – Penutupan Jalan Lingkar Utara Purwodadi mulai membawa dampak ke jalur perkotaan. Sejumlah kendaraan sumbu tiga, termasuk truk tronton, kini terlihat melintas di Jalan A. Yani, Kota Purwodadi.

Masuknya kendaraan berat ke jalur perkotaan tersebut membuat warga resah.

Selain berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, kendaraan berukuran besar dikhawatirkan menambah beban jalan yang selama ini digunakan untuk aktivitas masyarakat.

Pantauan di Jalan A. Yani, Sabtu (5/9/2026), sejumlah truk tronton melintas di jalur tersebut.

Padahal, Jalan A. Yani merupakan ruas jalan di kawasan perkotaan yang tidak disarankan menjadi lintasan kendaraan sumbu tiga.

Kondisi itu terjadi setelah Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) ditutup karena adanya pekerjaan perbaika jalan dan Jembatan Lusi Putat.

Jalur tersebut selama ini menjadi salah satu akses kendaraan berat dari arah Purwodadi menuju Blora maupun sebaliknya.

Penutupan membuat sebagian pengemudi mencari jalur alternatif. Salah satunya dengan masuk ke kawasan Kota Purwodadi melalui Jalan A. Yani.

Salah satu warga Kuripan, Candra, mengaku khawatir kendaraan berat yang masuk ke jalur perkotaan justru membahayakan pengguna jalan lainnya.

Menurutnya, persoalannya bukan hanya potensi kemacetan. Kondisi Jalan A. Yani yang relatif sempit dinilai tidak ideal untuk dilalui kendaraan berukuran besar.

"Sangat berbahaya sekali kalau tronton ini masuk ke dalam kota. Bukan karena macet ya, tapi Jalan A. Yani ini adalah jalan dalam kota, sempit juga jalurnya. Selain bikin macet, ini nanti kalau jalannya rusak bagaimana?" keluhnya.

Ia berharap kendaraan sumbu tiga tetap mengikuti rute pengalihan yang telah ditentukan petugas selama proses perbaikan berlangsung.

Sementara itu, Satlantas Polres Grobogan telah melakukan sejumlah langkah untuk mencegah kendaraan sumbu tiga masuk ke wilayah perkotaan.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Turjagwali Ipda Wahyu Teguh mengatakan, pihaknya telah memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengemudi kendaraan berat.

Imbauan tidak hanya disampaikan melalui media sosial. Polisi juga memasang banner pemberitahuan di sejumlah titik yang menjadi akses masuk Kabupaten Grobogan.

Banner tersebut dipasang di sejumlah titik perbatasan pintu masuk wilayah Grobogan.

Tujuannya agar pengemudi mengetahui jalur pengalihan dan tidak membawa kendaraan berat masuk ke kawasan perkotaan.

"Kita sudah berikan imbauan kepada para pengemudi, khususnya kendaraan sumbu tiga agar menghindari Jalan Lingkar Utara.

Sebelumnya di Jalan Purwodadi-Godong, tepatnya di Desa Bringin juga ada perbaikan jalan. Kita sudah alihkan kendaraan untuk melintas lewat Pantura," jelas Ipda Wahyu.

Meski demikian, polisi memberikan pengecualian bagi kendaraan tertentu.

Kendaraan sumbu tiga yang membawa kebutuhan pokok atau sembako untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Purwodadi dan sekitarnya masih diperbolehkan melintas melalui Jalan A. Yani.

"Kalau truk yang mengangkut sembako untuk wilayah Kota Purwodadi dan sekitarnya, kita perbolehkan untuk melintas di Jalan A. Yani," terangnya.

Untuk mengantisipasi kendaraan berat yang tetap mencoba masuk kota, Satlantas Polres Grobogan juga menempatkan personel di sejumlah titik.

Petugas akan mengarahkan pengemudi kendaraan sumbu tiga menuju jalur yang telah ditentukan. Kendaraan yang tidak memiliki kepentingan khusus di wilayah perkotaan akan diminta mengikuti rute pengalihan.

"Dari pagi, siang, sore sampai malam ada yang bertugas di sejumlah titik untuk mengarahkan kendaraan sumbu tiga agar tidak melintas ke wilayah kota," kata Ipda Wahyu.

Adapun kendaraan sumbu tiga dari arah barat akan dialihkan menuju jalur Pantura.

Sedangkan kendaraan berat dari arah Blora menuju wilayah barat akan diarahkan melalui rute Bundaran Getas-Ketapang-Klambu-Kudus-Semarang.

Untuk kendaraan dari Blora yang hendak menuju Semarang, polisi juga menyiapkan alternatif melalui Rembang. Dari jalur tersebut, kendaraan dapat melanjutkan perjalanan melalui jalur Pantura menuju Semarang.

Sementara kendaraan sumbu tiga dari Blora menuju Solo akan dialihkan melalui Kuwu-Galeh-Ngrampal-Sragen-Solo. Jalur tersebut juga berlaku bagi kendaraan dari arah sebaliknya.

Pengaturan dilakukan di sejumlah titik perbatasan dan akses masuk wilayah Grobogan.

Polisi berharap pengemudi tidak memaksakan diri melewati jalan perkotaan, terutama selama akses utama masih dalam proses perbaikan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga arus lalu lintas tetap lancar sekaligus mencegah munculnya persoalan baru akibat masuknya kendaraan berat ke jalan-jalan dalam Kota Purwodadi. (int)

Editor : Editor
jalingkut sumbu tiga grobogan