GROBOGAN – Tiga tugu batas Kabupaten Grobogan bakal dipercantik di akhir tahun ini.
Penataan dilakukan di tiga titik perbatasan Grobogan dengan Kabupaten Blora, Sragen dan Demak.
Selain tiga tugu batas kabupaten tersebut, Pemkab Grobogan juga menyiapkan penataan Taman Bundaran Getas.
Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Eko Sulistyono mengatakan, karena mengingat efisiensi, penataan tugu batas dilakukan dengan mempercantik kondisi yang ada dan penambahan ornamen pendukung.
Pekerjaan lebih difokuskan pada pengecatan, perbaikan bagian yang rusak, pencahayaan, serta penataan lingkungan sekitar.
“Kita tidak mengubah struktur yang sudah terbangun. Lebih pada memperbaiki bagian yang rusak, kemudian ditata kembali supaya tugu batas ini terlihat lebih rapi dan representatif,” ujarnya.
Dalam mempercantik tugu batas kabupaten tersebut memakai anggaran di APBD-Perubahan.
Tugu batas Grobogan-Blora di Kecamatan Ngaringan mendapat anggaran sekitar Rp 160 juta.
Pekerjaannya meliputi pengecatan tugu gapura dan pagar, penataan taman, pemasangan lighting, serta neon box.
Neon box tersebut nantinya menjadi salah satu penanda yang menegaskan wilayah Kabupaten Grobogan di kawasan perbatasan.
“Di Ngaringan pengerjaannya cukup besar dibanding lainnya.
Nanti ada pengecatan tugu dan pagar, penataan taman, lighting, termasuk neon box yang menegaskan bahwa itu wilayah Kabupaten Grobogan,” jelasnya.
Sementara itu, tugu batas Grobogan-Sragen di Kecamatan Geyer mendapat anggaran sekitar Rp 19 juta.
Penataan meliputi pengecatan tugu, penataan taman dan pemasangan lighting.
“Untuk Geyer ada pengecatan tugu, penataan taman, lighting dan neon box,” katanya.
Adapun tugu batas Grobogan-Demak di Kecamatan Tegowanu mendapat anggaran sekitar Rp 58 juta.
Pekerjaan yang dilakukan berupa pengecatan tugu dan penambahan lighting.
Jika digabung, anggaran penataan tiga tugu batas tersebut mencapai sekitar Rp 237 juta.
Menurutnya, pembenahan ini dilakukan agar keberadaan tugu batas sebagai wajah wilayah Grobogan terlihat lebih terawat dan representatif.
Penataan juga tidak diarahkan untuk mengubah bentuk utama tugu secara signifikan.
“Harapannya kawasan perbatasan ini terlihat lebih bagus, rapi dan terawat. Jadi ketika orang masuk atau melintas di Grobogan, ada kesan yang lebih baik,” ujarnya.
Tak hanya tugu batas kabupaten, Taman Bundaran Getas juga masuk dalam agenda penataan.
Berdasarkan rencana pekerjaan, penataan Bundaran Getas meliputi pemasangan lampu untuk patung, pengecatan patung, coating batu alam, serta pemasangan pagar.
“Bundaran Getas juga kita tata. Ada pemasangan lampu untuk patung, pengecatan patung, coating batu alam, dan pemasangan pagar.
Harapannya kawasan ini terlihat lebih bagus dan terawat,” katanya.
Pengerjaan seluruh penataan tersebut ditargetkan mulai Oktober 2026.
Saat ini, persiapan untuk pelaksanaan pekerjaan mulai dilakukan.
“Pengerjaannya ditargetkan mulai Oktober. Sekarang masih dalam tahap persiapan,” jelasnya. (int)
Editor : Admin