GROBOGAN – Ruas jalan penghubung Desa Sinawah dan Desa Tegalsumur, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, mengalami ambles akibat longsornya tanah penyangga di sisi jalan.
Kerusakan tersebut mengancam keselamatan pengguna jalan sekaligus dikhawatirkan dapat memutus akses vital antarwilayah apabila tidak segera diperbaiki.
Meski kondisinya membahayakan, ruas jalan itu masih dilalui puluhan pengendara setiap hari.
Pengguna jalan terpaksa melintas dengan ekstra hati-hati karena sebagian badan jalan ambles dan berbatasan langsung dengan aliran sungai.
Baca Juga: INNALILAHI! Ikut Tradisi Tubo, Pemuda Tewas Tenggelam di Sungai Tuntang Grobogan
Salah seorang pengendara, Siti Marfu'ah, mengaku tetap menggunakan jalur tersebut karena menjadi akses utama untuk beraktivitas.
Namun, ia mengaku khawatir setiap kali melintas.
"Sering lewat sini karena jalan ini penting. Semoga cepat dibangun supaya kami merasa lebih aman," ujarnya.
Warga Desa Sinawah, Supa'at, mengatakan amblesnya badan jalan diduga dipicu longsornya tanah penyangga di sisi sungai.
Menurutnya, kondisi tersebut terus mengancam apabila tidak segera ditangani.
"Longsor karena sebelahnya sungai, mungkin pondasinya kurang kuat," katanya.
Ia menjelaskan, di lokasi sebenarnya telah dipasang rambu peringatan agar pengguna jalan lebih berhati-hati.
Bahkan, terdapat papan informasi yang menyebut ruas jalan tersebut masuk dalam rencana pembangunan. Namun hingga kini belum terlihat adanya aktivitas perbaikan.
"Belum ada perbaikan sampai hari ini," ujarnya.
Warga berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan agar kerusakan tidak semakin meluas dan akses penghubung antara Desa Sinawah dan Desa Tegalsumur tetap dapat digunakan dengan aman.
"Semoga segera dibangun supaya kerusakannya tidak bertambah lebar dan masyarakat bisa melintas dengan aman," pungkasnya. (int)