Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mulai Diukur, Jalan Ambrol di Portal Colo Kudus segera Dibangun

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
UKUR: Petugas pembangunan jalan mengukur titik-titik yang nantinya akan dipasang tiang penyangga dengan menggunakan alat teodolit di jalan depan portal masuk wisata Colo, Rabu (8/7). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)
UKUR: Petugas pembangunan jalan mengukur titik-titik yang nantinya akan dipasang tiang penyangga dengan menggunakan alat teodolit di jalan depan portal masuk wisata Colo, Rabu (8/7). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)

Advertisement

KUDUS – Penanganan jalan ambrol di depan portal masuk kawasan wisata Colo, Kabupaten Kudus, mulai memasuki tahap persiapan.

Konsultan pengawas bersama tim teknis melakukan survei dan pengukuran lapangan sebagai langkah awal sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.

Konsultan Pengawas PT Matrix Engineering, Siswanto, mengatakan survei lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi sekaligus mencocokkan hasil perencanaan teknis dengan kondisi riil di lapangan.

Advertisement

Sebelumnya, tim juga telah melakukan survei awal pada 1 Juli 2026 untuk mengumpulkan data sebagai dasar penyusunan desain teknis.

"Hari ini masih tahap persiapan berupa survei lapangan. Sebelumnya kami sudah melakukan survei pertama untuk mengambil data dan membuat gambaran teknis sebagai dasar perencanaan," ujarnya, Rabu (8/7).

Advertisement

Menurutnya, proyek penanganan jalan ambrol akan difokuskan pada pembangunan dinding penahan tanah menggunakan metode borepile.

Sistem tersebut dipilih karena dinilai paling sesuai dengan karakteristik tanah di kawasan Colo yang berada di wilayah perbukitan.

Ia menjelaskan, penggunaan borepile telah melalui kajian teknis dan mendapat persetujuan dari konsultan perencana serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah.

"Kami ingin pembangunan dilakukan semaksimal mungkin agar hasilnya benar-benar kuat. Sistem borepile dipilih karena paling cocok untuk kondisi tanah di Colo," katanya.

Dalam proyek tersebut akan dipasang 19 tiang borepile dengan kedalaman sekitar 25 meter setiap tiang. Penanganan dilakukan pada ruas jalan yang ambrol sepanjang kurang lebih 40 meter.

Advertisement

Artikel Terkait

Kudus Gelar Kejurprov Road Race Setelah Vakum 9 Tahun, Rider Nasional Siap Ramaikan Alun-alun Simpang Tujuh

Kudus Gelar Kejurprov Road Race Setelah Vakum 9 Tahun, Rider Nasional Siap Ramaikan Alun-alun Simpang Tujuh

Kejurprov Road Race Jawa Tengah kembali digelar di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada 12–13 September 2026 setelah vakum sembilan tahun. Sebanyak 120 pembalap, termasuk rider nasional, ditargetkan ambil bagian.

Libur Sekolah, Kunjungan Perpusda Kudus Tembus 300 Orang per Hari

Libur Sekolah, Kunjungan Perpusda Kudus Tembus 300 Orang per Hari

Kunjungan Perpustakaan Daerah Kudus meningkat hingga 300 orang per hari selama libur sekolah. Beragam fasilitas dan pelatihan gratis menjadi daya tarik masyarakat untuk mengisi waktu liburan.

Klaim Makam Arya Penangsang di Kudus Jadi Sorotan, Warga Minta Dasar Sejarah Dibuka ke Publik

Klaim Makam Arya Penangsang di Kudus Jadi Sorotan, Warga Minta Dasar Sejarah Dibuka ke Publik

Klaim makam Arya Penangsang di Desa Jepang, Mejobo, Kudus, menjadi perhatian publik usai prosesi buka luwur. Pemerintah desa berharap hasil penelitian sejarah dibuka dan potensi wisata religi berkembang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer