Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Rembug Pembangunan 2026 Kedungsepur, Rute Trans Jateng Diusulkan Diperluas

Intan Maylani Sabrina • Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:45 WIB
REMBUG PEMBANGUNAN: Rembug Pembangunan Provinsi Jateng 2026 berlangsung di Pendapa Grobogan.
REMBUG PEMBANGUNAN: Rembug Pembangunan Provinsi Jateng 2026 berlangsung di Pendapa Grobogan.

GROBOGAN - Usulan perluasan rute Trans Jateng mencuat dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 wilayah Kedungsepur.

Usulan itu disampaikan perwakilan Forum Persatuan Anak Kabupaten Grobogan, Novel Widyansah.

Ia menilai perluasan layanan Trans Jateng penting dilakukan demi menekan angka kecelakaan pelajar sekaligus membuka akses wisata di Grobogan.

Menurutnya, hingga kini masih banyak pelajar yang berangkat sekolah menggunakan sepeda motor sendiri, bahkan sebagian belum cukup umur.

Kondisi itu dinilai menjadi salah satu pemicu tingginya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah.

Di sisi lain, fasilitas zona keselamatan sekolah juga dinilai belum merata.

“Masih banyak anak sekolah yang belum mendapatkan zona penyelamat sekolah. Kecelakaan yang melibatkan pelajar juga masih sering terjadi,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya mengusulkan agar rute Trans Jateng diperluas dan dapat dimanfaatkan sebagai transportasi aman bagi pelajar.

“Kalau Trans Jateng diperluas, itu bisa jadi alternatif bus sekolah dan diharapkan mengurangi risiko kecelakaan anak sekolah,” katanya.

Tak hanya soal keselamatan pelajar, usulan tersebut juga dikaitkan dengan pengembangan sektor wisata di Grobogan.

Novel menilai banyak objek wisata di Grobogan sebenarnya memiliki potensi besar, namun belum berkembang maksimal karena akses transportasi masih terbatas dan promosi wisata belum optimal.

Dengan adanya jalur Trans Jateng yang lebih luas, wisatawan dinilai akan lebih mudah menjangkau sejumlah destinasi wisata di Grobogan.

“Potensi wisata Grobogan sebenarnya besar, tapi kurang terekspos. Kalau akses transportasi lebih mudah, tentu wisata juga bisa ikut berkembang,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan usulan perluasan rute Trans Jateng tetap perlu dikaji secara matang.

Menurutnya, pemerintah provinsi juga harus mempertimbangkan keberadaan angkutan umum yang selama ini sudah beroperasi di jalur tersebut agar tidak terdampak.

“Perluasan rute baru Trans Jateng perlu dikaji lagi, apalagi kalau di jalur itu sudah ada angkutan umum yang berjalan. Jangan sampai justru mengganggu mereka,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov Jawa Tengah tetap membuka peluang pembahasan lebih lanjut terkait usulan tersebut, termasuk dampaknya terhadap keselamatan pelajar dan pengembangan wilayah Grobogan. (int)

Editor : Admin
#transjateng #rembug pembangunan #kedungsepur #grobogan