GROBOGAN –Setelah sukses meraih penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2025, kini SMPN 3 Purwodadi semakin mantap melangkah sebagai calon Sekolah Adiwiyata Mandiri dengan memperkuat peran sebagai sekolah pembina.
Langkah tersebut ditandai melalui kegiatan Sosialisasi Sekolah Binaan Adiwiyata Mandiri sekaligus Pengukuhan Kader Adiwiyata Tahun 2026, yang digelar di Ruang Multimedia SMPN 3 Purwodadi, Rabu (20/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, SMPN 3 Purwodadi juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan tiga sekolah binaan Adiwiyata, yakni SMPN 3 Godong, SMP Kristen 1 Purwodadi, dan SMP Al Firdaus Purwodadi.
Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Gunawan Widiyanto mengatakan, melalui MoU ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sekolah ramah lingkungan.
Sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan untuk mewujudkan budaya peduli lingkungan hidup sejak dini.
Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan penyematan selempang kepada siswa-siswi SMPN 3 Purwodadi yang resmi dikukuhkan sebagai Kader Adiwiyata Tahun 2026.
Para kader ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam menggerakkan kebiasaan hidup bersih, hijau, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Gunawan Widiyanto dalam arahannya menekankan pentingnya keberadaan sekolah binaan sebagai salah satu syarat kuat menuju Adiwiyata Mandiri.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari kondisi sekolah yang hijau dan bersih, namun juga dari kemampuan sekolah pembina dalam menularkan praktik baik ke sekolah lain.
“Penguatan kader Adiwiyata, kemitraan, serta pemenuhan 24 indikator bukti dukung menjadi hal penting yang harus dipenuhi,” tegasnya.
Perjalanan SMPN 3 Purwodadi menuju Adiwiyata Mandiri terbilang panjang. Sejak ditetapkan sebagai calon sekolah Adiwiyata Kabupaten Grobogan pada tahun 2019, sekolah ini sempat mengalami kegagalan di tingkat provinsi hingga tiga kali.
Namun berkat konsistensi dan kerja bersama, SMPN 3 Purwodadi akhirnya meraih penghargaan Adiwiyata Provinsi pada tahun 2024 dan Adiwiyata Nasional pada tahun 2025.
Kini, dengan menggandeng sekolah binaan, SMPN 3 Purwodadi semakin percaya diri menatap target Adiwiyata Mandiri 2026.
Selain itu, sistem pengajuan program Adiwiyata juga semakin mudah dengan diterbitkannya PermenLH/BPLH Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata, yang menjadi dasar baru pelaksanaan program tersebut.
"Melalui peran sebagai sekolah pembina, SMPN 3 Purwodadi diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus penggerak sekolah-sekolah lain di Grobogan untuk membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," pungkasnya. (int)
Editor : Admin