KLAMBU, RADARPATI.ID – Puluhan anggota IKA PMII (Ikatan Keluarga Alumi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Grobogan mendapatkan semangat untuk terus bergerak dan mengandalkan kualitas dalam mengisi pembangunan kemasyarakatan.
Hal itu, diungkapkan Mahbub Zaki bendahara IKA PMII Provinsi Jawa Tengah di resto Sendang Keyongan, Klambu, Grobogan, Sabtu (7/9) kemarin.
Acara tersebut juga dihadiri dua mantan ketua PKC PMII Jawa Tengah, yakni Mahbub Zaki dan Kusdiyanto, dan anggota DPRD Grobogan Mansata Indah Maratona serta Ketua BAZNAS Grobogan Ari Widodo.
Dia menginginkan keunggulan individu dan prestasi menjadi dasar utama sebuah pengakuan, promosi, dan penghargaan dalam sebuah organisasi.
"Sebagai organisasi pergerakan, kader IKA PMII harus lebih dihargai kualitasnya, bukan kekayaan.
Dengan kata lain, memberikan kesempatan bagi kader berpotensi untuk tampil,,” kata Mahbub Zaki.
Menurutya IKA PMII merupakan organisasi kader bukan organisasi massa, titik beratnya bukan pada banyaknya jumlah kader, namun kualitas kader.
"Kita harus membangun sistem meritokrasi, yang mana sistem politiknya memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memimpin berdasarkan kemampuan atau prestasi, bukan kekayaan atau kelas sosial," jelas mantan Ketua PKC PMII periode 2005-2007 tersebut.
Dia juga berpesan agar kader IKA PMII tidak bergantung pada ungkapan keikhlasan, tanpa bisa menjelaskan suatu konsep.
Namun, lebih mengedepankan profesionalitas dalam konsep dan tindakan.
"Stake holder akan lebih menghargai konsep jelas dari pada konsep dengan dasar keikhlasan. Karena keikhlasan itu untuk Tuhan," papar mantan Presiden BEM Fisip Undip 2002-2003 tersebut.
Baca Juga: Meski Sepele, Jalan Kaki Tiap Hari Banyak Manfaatnya, Intip 7 Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan!
Sementara itu, Sekretaris IKA PMII Grobogan Mansatta Indah Maratona mengatakan, banyak kader hebat dari Grobogan yang saat ini sudah berposisi dan dapat dijadikan contoh.
Termasuk Kusdiyanto mantan Ketua PKC PMII Jateng ini, sudah berposisi sebagai Wakil Ketua Baznas di Jepara, ini asli Grobogan.
Sementara itu, Ketua Baznas Grobogan Ari Widodo lebih fokus pada pemaparan fungsi Baznas Kabupaten Grobogan, serta berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat Grobogan.
”Mulai bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan semua telah diagendakan peruntukannya, kami berharap masyarakat Grobogan rela berinfak untuk kemaslahatan,” kata Ari Widodo. (mun)
Editor : Abdul Rochim