GROBOGAN, RADARPATI.ID - Kondisi lokasi Pendapa Kabupaten Grobogan telah kering usai terkena banjir pada Rabu (7/8) lalu dengan kondisi terkepung air.
Usai banjir tersebut banyak lumpur yang berada di lokasi halaman pendapa.
Petugas Satpol PP dan karyawan Setda Grobogan melakukan pembersihan dengan menyemprotkan air dari truk pemadam kebakaran.
Sebagian lagi menggunakan sapu lidi, sekop dan cangkul untuk membuang lumpur. Pembersihan dimulai pukul 07.00 WIB sampai 11.00 WIB.
"Kami melakukan pembersihan dilokasi pendopo Kabupaten, kantor Bupati, rumah dinas Bupati dan kantor Setda Grobogan. Penyemprotan air membersihkan lumpur menghabiskan 10 tangki air ," kata Ahmad Rifqi Samsul Huda Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Grobogan.
Dikatakan pembersihan lokasi di pendapa dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat bisa segera dibuka kembali.
Setelah tutup satu hari karena banjir. "Jika sudah bersih. Maka pelayanan bisa berjalan," ujarnya.
Selain memberikan bantuan membersihkan lumpur akibat dari banjir.
Satpol PP Grobogan siap memberikan bantuan untuk pembersihan lumpur dari bencana banjir.
Yaitu diperuntukan untuk tempat ibadah, masjid, sekolah, puskesmas dan yang lainya.
"Kami siap layani pembersihan itu agar fasilitas umum bisa digunakan lagi," terang dia.
Banjir yang mengepung pendapa Kabupaten Grobogan mulai surut dan berangsur airnya hilang mulai pukul 01.00 WB, pada Kamis (8/2) kemarin.
Kemudian pada pukul 06.00 WIB air sudah hilang dan kering.
Selain pendapa jalan di Kota Purwodadi yang sebelum terendam banjir sudah mulai surut semua dan jalan bisa dilewati.
Begitu juga dengan perkampungan yang terdampak banjir juga sudah mulai surut. (mun/him)
Editor : Abdul Rochim