Dzikri Sabiqul Ula, Bangga Jadi Sarjana Pertama di Keluarga

Rahardian Fajrul Falah • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 10:19 WIB
Dzikri Sabiqul Ula, bangga menjadi sarjana pertama di keluarganya setelah empat tahun berjuang. (SYARIFUDIN AL AZHARI/MAGANG/RADAR KUDUS)
Dzikri Sabiqul Ula, bangga menjadi sarjana pertama di keluarganya setelah empat tahun berjuang. (SYARIFUDIN AL AZHARI/MAGANG/RADAR KUDUS)

KUDUS – Dzikri Sabiqul Ula, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin angkatan 2022, berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya dalam waktu empat tahun.

Pencapaian tersebut menjadi momen membanggakan bagi dirinya sekaligus keluarga, karena ia menjadi sarjana pertama di keluarganya.

Dzikri mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas keberhasilannya menyelesaikan perjalanan panjang di bangku perkuliahan.

Ia mendedikasikan pencapaian tersebut untuk kedua orang tuanya yang telah memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan selama proses pendidikannya.

Menurutnya, kuliah mengajarkan arti kerja keras dan kesabaran.

Proses pengerjaan skripsi serta revisi yang berulang kali sempat membuatnya frustrasi, tetapi pengalaman tersebut melatih dirinya untuk tidak mudah menyerah.

Tantangan terbesar yang dihadapi selama kuliah adalah mengatur waktu.

Selain menjalani perkuliahan, ia aktif mengikuti organisasi, program pengabdian masyarakat bersama dosen, membantu penelitian dosen, magang, hingga berpartisipasi dalam kompetisi ilmiah atau Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dari berbagai pengalaman tersebut, Dzikri memiliki pesan motivasi bagi siapa pun yang sedang berjuang meraih cita-cita.

 “Apa yang kamu mulai saat ini, segera tuntaskan. Jangan pernah menyerah. Semakin banyak tekanan, maka membuat kamu semakin berkembang,” ungkapnya.

Setelah lulus, berencana mencari pekerjaan untuk memperoleh pengalaman di dunia profesional.

Ia juga membuka peluang untuk melanjutkan studi apabila mendapatkan kesempatan di masa mendatang.

Bagi Dzikri, keberhasilan menyelesaikan kuliah bukan sekadar memperoleh gelar sarjana, melainkan juga bukti perjuangan dan bentuk bakti kepada orang tua yang telah mendukungnya hingga mencapai titik tersebut. (zar)

Baca Juga: Tiga Tunggal Putri Indonesia Bidik Semifinal Indonesia Masters 2026 di Kudus

Editor : Abdul Rochim
kisah inspiratif mahasiswa Dzikri Sabiqul Ula sarjana pertama di keluarga mahasiswa Teknik Mesin motivasi pendidikan