Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

20 SD Negeri di Blora Belum Dapat Murid, Dinas Perpanjang Pendaftaran hingga Tanggal Ini

Abdul Rochim • Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25 WIB

AYO SEKOLAH: Siswa SDN 2 Kunden, Blora Kota, menuju ruang kelas ketika selesai pergantian jam istirahat. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)
AYO SEKOLAH: Siswa SDN 2 Kunden, Blora Kota, menuju ruang kelas ketika selesai pergantian jam istirahat. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)

 BLORA  Dinas Pendidikan Kabupaten Blora melakukan verifikasi data sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) yang belum mendapatkan murid baru. Hal ini mengakibatkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 20 SD diperpanjang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Blora Nuril Huda mengatakan, sekitar 20 SD di Blora belum mendapatkan murid.

Data itu, merujuk pada aplikasi sistem yang dimiliki oleh Disdik Blora. “Kemungkinan banyak yang belum melakukan pembaruan data untuk penerimaan murid baru. Terlebih yang baru saja daftar dan mendatangi sekolah secara langsung,” ucapnya.

Baca Juga: Bawa 6.897 Pil Terlarang, Pengedar di Blora Diciduk Polisi 

Ia menjelaskan, Tim Data Dinas Pendidikan juga sudah berangkat ke Pusdatin Kemendikdasmen untuk melakukan verifikasi. Jadi, akan ada perpanjangan pendaftaran sampai 20 Juni mendatang.

“Setelah diperpanjang dan ditutup, maka akan tampak SD mana yang kekurangan siswa dan bahkan tidak mendapatkan siswa. Pada 22 Juni akan kami sampaikan berapa sekolah yang kekurangan dan tidak menerima siswa,” ujarnya.

Kepala SDN 2 Kunden Wachida Lina Murti mengaku, hanya mendapat tiga murid baru saat SPMB 2026. Data tiga murid baru itu, juga belum dimasukkan ke sistem pendataan murid baru.

“Karena kemarin daftarnya offline dan kebanyakan orang tua masih belum paham tentang pendaftaran melalui aplikasi. Jadi, kami minta ke Dinas Pendidikan Blora untuk memperpanjang masa pendaftaran, untuk memasukkan data tiga anak tersebut ke data sekolah,” jelasnya.

Lina menjelaskan, kekurangan siswa yang ia dapatkan itu, dipengaruhi beberapa sekolah yang ada di dekat SDN 2 Kunden. Meliputi SDN Tempelan, SDN 1 Kunden, SDN Kauman, dan MI Baitunnur.

“Pembukaan rombel (rombongan belajar) juga banyak. Kalau SDN Tempelan membuka empat rombel dan MI Baitunnur empat rombel. Rata-rata juga penuh terisi,” ungkapnya.

Ia mengaku, masih membuka opsi untuk orang tua yang mau mendaftarkan anaknya secara langsung akan diproses secara cepat.

“Kami mengaku kalah mulai dalam merayu siswa untuk masuk ke SD kami. Sekolah lain biasanya mulai pendekatan ke TK, itu satu atau dua bulan sebelum SPMB mulai,” tuturnya. (ari/lin)

Editor : Abdul Rochim
#penerimaan murid baru #SPMB Blora 2026 #SD negeri Blora #SDN 2 Kunden Blora #dinas pendidikan blora