BLORA – Harapan ratusan pedagang Pasar Ngawen yang kehilangan lapak usai kebakaran besar pada Januari 2024 lalu, akhirnya mendapat titik terang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pembangunan pasar segera dimulai dengan proses lelang yang kini tengah dipersiapkan.
Kabid Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Blora, Margo Yuwono, menyampaikan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan pasar tersebut mencapai Rp 38,2 miliar. Namun, desain bangunan mengalami perubahan signifikan dari rencana awal.
“Dari rencana awal dua lantai, sekarang menjadi satu lantai saja. Pertimbangannya, dari pengalaman di beberapa kabupaten, pasar dua lantai sering kali lantai atas tidak difungsikan optimal,” jelas Margo, Jumat (12/9).
Alasan Perubahan Desain
Margo menjelaskan keputusan ini juga diambil setelah mendengarkan masukan dari kementerian serta mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.
Mayoritas pedagang bahkan lebih menyetujui opsi satu lantai demi percepatan pembangunan.
“Yang terpenting bagi pedagang, pasar segera dibangun kembali dan bisa digunakan berjualan lagi. Mereka sudah terlalu lama melapak di jalan-jalan sejak kebakaran,” tambahnya.
Pedagang Tetap Dilibatkan
Menurut Margo, Pemkab Blora memastikan keterlibatan pedagang dalam setiap tahap perencanaan agar pembangunan berjalan lancar tanpa menimbulkan polemik.
“Kami selalu melakukan sosialisasi. Semua desain kita komunikasikan dengan pedagang. Jangan sampai mereka merasa tidak dilibatkan. Dengan begitu, nanti saat pelaksanaan, prosesnya juga lebih mudah,” ujarnya.
Pasar Sebagai Nadi Ekonomi
Pasar Ngawen sendiri menjadi salah satu pasar tradisional penting di Blora, tempat ribuan pedagang kecil menggantungkan hidup.
Sejak kebakaran, aktivitas jual beli terpaksa dialihkan ke lapak darurat di sekitar jalan, yang berdampak pada menurunnya omzet pedagang serta terganggunya kenyamanan lalu lintas.
Kehadiran pasar baru yang lebih representatif diharapkan mampu menghidupkan kembali denyut ekonomi warga.
Selain itu, dengan bangunan yang lebih modern dan sesuai standar, fasilitas pasar juga diharapkan lebih aman serta mendukung kenyamanan pedagang maupun pembeli.
Tahapan Berikutnya
Saat ini, pembangunan Pasar Ngawen masih dalam tahap persiapan lelang oleh Kementerian PUPR. Setelah lelang selesai, proyek akan segera dikerjakan dengan target penyelesaian sesuai kontrak.
“Insyaallah ini sudah ada sinyal positif dari kementerian. Kita optimis Pasar Ngawen bisa segera berdiri lagi,” pungkas Margo.(ade)
Editor : Alfian Dani