Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kawasaki Athlete Pro, Pesaing Suzuki Satria F150 Pada Masanya

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Kawasaki Athlete Pro
Kawasaki Athlete Pro

Advertisement

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Demam sepeda motor bebek bernuansa sport atau populer dengan sebutan "ayam jago" sempat melanda pasar otomotif Tanah Air saat Suzuki Satria F150 mendominasi segmen tersebut.

Tak ingin ketinggalan momentum, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) turut menerjunkan amunisi terbaiknya melalui peluncuran Kawasaki Athlete Pro pada 2015 lalu.

Advertisement

Model ini merupakan versi pembaruan (upgrade) dari generasi pertama Kawasaki Athlete, yang dirancang lebih berotot dengan berbagai penyempurnaan fitur serta performa. Sayangnya, perjalanan Athlete Pro di pasar nasional harus berakhir tragis usai disuntik mati (diskontinu) pada 2018.

Visual Berotot dan Fitur Praktis

Dari segi desain, Kawasaki Athlete Pro tampil lebih padat dibanding pendahulunya. Garis sudut bodi dibuat lebih tegas dan tajam, dipadukan dengan cover knalpot berukuran besar serta piringan cakram depan berdesain petal yang mengadopsi gaya Kawasaki Ninja 250 FI.

Advertisement

Meski mengusung konsep sporty, Kawasaki tetap mempertahankan keunggulan praktis dari jajaran Athlete. Tangki bahan bakar disematkan di bagian depan untuk memudahkan pengisian BBM tanpa perlu membuka jok. Selain itu, ruang bagasi di bawah jok terbilang luas dan panjang dibanding rata-rata kompetitor di kelasnya.

Sensasi Kopling Manual dan Efisiensi BBM

Dari sektor dapur pacu, Athlete Pro dibekali tuas kopling manual dengan pola perpindahan gigi khas motor sport (gigi 1 ke depan, gigi 2–4 ke belakang). Mesin SOHC 2-katup berpendingin udara milik Athlete Pro mendapat sejumlah revisi teknis, mulai dari profil kem, saluran porting masuk, karburator, hingga sistem pembuangan.

Berdasarkan pengujian oleh tim OTOMOTIF, akselerasi mesin Athlete Pro berada di tingkat rata-rata. Putaran bawah terasa responsif, namun tarikan pada putaran tengah hingga atas cenderung berat akibat rasio gigi 4 yang berkarakter overdrive.

Kendati demikian, efisiensi bahan bakar menjadi salah satu keunggulan motor ini. Melalui metode pengujian fuel-to-fuel di jalanan Jakarta, Kawasaki Athlete Pro mencatatkan konsumsi BBM yang cukup irit, yakni mencapai 44 km per liter.

Karakter Handling dan Catatan Ergonomi

Penggunaan setang jepit selebar 650 mm menyajikan posisi berkendara yang menunduk dan agresif. Karakter ini mendukung kelincahan manuver di tengah kemacetan perkotaan. Stabilitas kendaraan dipengaruhi oleh jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 1.240 mm, didukung suspensi depan teleskopik 26 mm dan monoshock belakang bersudut kemiringan 45 derajat yang responsif saat melibas tikungan.

Namun, terdapat catatan pada aspek ergonomi. Posisi footstep dianggap terlalu maju sehingga kurang ideal bila dipadukan dengan posisi setang pendek. Selain itu, posisi berkendara yang menunduk rentan menimbulkan rasa lelah jika digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Advertisement

Artikel Terkait

Yamaha XSR155 Model 2026, Motor Kalcer Harga Bersahabat

Yamaha XSR155 Model 2026, Motor Kalcer Harga Bersahabat

Kehadirannya melengkapi lini motor sport bergaya klasik modern dengan sentuhan elemen teknologi terkini.

Cakra NX1, Motor Listrik Harga Rp 18 Jutaan

Cakra NX1, Motor Listrik Harga Rp 18 Jutaan

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan simulasi harga motor listrik nasional (Molinas) dengan target kisaran Rp18 jutaan per unit.

Kawasaki Z250 Model 2027, Motor Sport Terbaru, Cek Harganya

Kawasaki Z250 Model 2027, Motor Sport Terbaru, Cek Harganya

Motor sport naked kelas 250 cc berdesain supernaked murni ini mendapatkan penyegaran visual pada skema warna dan grafis tanpa mengubah konfigurasi mekanis dasarnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer