RADAR PATI - Pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara berakhir imbang 2-2 dalam laga yang berlangsung intens hingga menit terakhir.
Duel yang digelar di Stadion Sultan Agung ini menghadirkan berbagai momen dramatis, mulai dari peluang emas yang gagal berbuah gol hingga dua keputusan penting dari sistem Video Assistant Referee.
Pertandingan ini tidak hanya menyajikan duel taktik dan serangan beruntun, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teknologi VAR berperan besar dalam menentukan arah pertandingan.
Gol yang disahkan dan gol yang dianulir menjadi bagian penting dari cerita panjang laga yang mempertemukan dua tim kuat di kompetisi sepak bola nasional.
Pertandingan Berjalan Ketat Sejak Awal
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi.
PSIM yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri berusaha mengontrol permainan melalui penguasaan bola dan distribusi umpan yang rapi dari lini tengah.
Di sisi lain, Persijap tidak datang hanya untuk bertahan. Tim asal Jepara tersebut beberapa kali mencoba menekan melalui serangan balik cepat dan memanfaatkan ruang yang terbuka di lini pertahanan tuan rumah.
Ritme pertandingan pun berlangsung cepat dengan kedua tim silih berganti menyerang. Atmosfer pertandingan semakin terasa panas ketika peluang demi peluang mulai tercipta di depan kedua gawang.
Dominasi PSIM di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, PSIM mulai menunjukkan dominasi yang lebih jelas. Tim berjuluk Laskar Mataram itu terlihat lebih agresif dalam membangun serangan.
Aliran bola lebih sering berada di kaki para pemain PSIM. Kombinasi serangan dari sisi sayap serta umpan-umpan pendek di area tengah membuat pertahanan Persijap dipaksa bekerja ekstra keras.
Serangan yang terus dilancarkan ini membuat tim tuan rumah beberapa kali hampir mencetak gol tambahan.
Peluang Emas Sheva Sanggasi
Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-58 ketika Sheva Sanggasi mendapatkan ruang tembak di luar kotak penalti.
Dengan percaya diri, ia melepaskan tendangan keras yang meluncur cepat menuju gawang Persijap yang dijaga Adriansyah.
Sepakan tersebut sempat membuat para penonton berdiri dari tempat duduk mereka. Bola meluncur deras dan terlihat berpotensi menjadi gol.
Namun keberuntungan belum berpihak kepada PSIM. Bola justru menghantam mistar gawang sebelum memantul keluar lapangan.
Peluang itu menjadi salah satu kesempatan terbaik PSIM untuk menambah keunggulan, namun akhirnya gagal dimanfaatkan.
Persijap Mencuri Momentum
Ketika PSIM sedang gencar menekan, Persijap justru mampu memanfaatkan peluang dari situasi bola mati.
Pada menit ke-64, Persijap mendapatkan tendangan bebas yang cukup berbahaya. Eksekusi dilakukan oleh Diki Kurniawan yang mengirimkan bola ke area kotak penalti PSIM.
Umpan tersebut berhasil disambut oleh Iker Guarrotxena Dengan sentuhan cepat, ia mengarahkan bola ke gawang PSIM.
Bola masuk ke gawang dan membuat para pemain Persijap langsung merayakan gol tersebut.
Namun selebrasi itu sempat terhenti.
Kontroversi Offside dan Peran VAR
Sesaat setelah gol tercipta, asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Keputusan ini membuat gol Persijap sempat dianulir.
Para pemain Persijap kemudian memprotes keputusan tersebut karena merasa posisi Morelatto masih berada dalam posisi sah.
Wasit utama Rohaendii N akhirnya memutuskan untuk melakukan pengecekan melalui VAR.
Setelah meninjau ulang rekaman pertandingan dari berbagai sudut kamera, wasit memutuskan bahwa gol tersebut sah.
Keputusan itu mengubah kedudukan pertandingan menjadi 2-2 dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Gol Persijap Kembali Dianulir
Drama pertandingan belum berakhir. Pada menit ke-78, Persijap kembali hampir mencetak gol.
Situasi bermula dari sepak pojok yang menghasilkan kemelut di depan gawang PSIM yang dijaga Cahya Supriadi.
Bola sempat memantul di area berbahaya sebelum akhirnya disambar oleh Borja Martinez.
Tendangan melengkung yang dilepaskan Borja mengarah ke pojok kanan gawang dan sempat membuat Persijap kembali merayakan gol.
Namun setelah dilakukan pengecekan VAR, wasit menemukan adanya posisi offside yang melibatkan Carlos Franca dalam proses serangan.
Akibatnya, gol tersebut akhirnya dianulir.
Injury Time Panjang dan Ketegangan Akhir Laga
Memasuki menit ke-90, skor masih tetap imbang 2-2. Wasit kemudian memberikan tambahan waktu hingga 10 menit.
Masa injury time tersebut menjadi periode paling menegangkan dalam pertandingan.
PSIM mencoba memanfaatkan dukungan suporter untuk mencari gol kemenangan, sementara Persijap berusaha mencuri peluang dari serangan balik.
Beberapa peluang sempat tercipta dari kedua tim, tetapi tidak ada yang berhasil mengubah skor.
Pertandingan Berakhir Tanpa Pemenang
Ketika peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-2. Kedua tim harus puas berbagi angka setelah melalui pertandingan yang berlangsung penuh drama.
Hasil ini mencerminkan keseimbangan permainan antara PSIM dan Persijap. Kedua tim sama-sama menunjukkan kualitas permainan yang kompetitif.
Selain itu, pertandingan ini juga menjadi contoh bagaimana VAR memainkan peran penting dalam memastikan keputusan wasit.
Analisis Singkat Pertandingan
Ada beberapa faktor yang membuat pertandingan ini berjalan dramatis.
Pertama, dominasi PSIM di babak kedua yang hampir menghasilkan gol tambahan. Namun kegagalan memanfaatkan peluang membuat mereka kehilangan momentum.
Kedua, efektivitas Persijap dalam memanfaatkan situasi bola mati yang akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan.
Ketiga, dua keputusan VAR yang menjadi titik krusial dalam pertandingan. Gol Iker Guarrotxena disahkan setelah peninjauan ulang, sementara gol Borja Martinez dianulir karena posisi offside.
Faktor-faktor tersebut membuat pertandingan berjalan penuh ketegangan hingga menit akhir.
Pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara berakhir dengan skor imbang 2-2 dalam duel yang sarat drama.
Dominasi PSIM di babak kedua tidak cukup untuk mengamankan kemenangan, sementara Persijap menunjukkan ketajaman dalam memanfaatkan peluang yang ada.
Keputusan VAR menjadi elemen penting yang membentuk jalannya pertandingan, baik dalam mengesahkan gol maupun membatalkan gol yang tercipta.
Dengan berbagai momen dramatis yang terjadi sepanjang laga, pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menarik yang mempertemukan dua tim kuat dalam kompetisi sepak bola nasional musim ini.
Editor : Mahendra Aditya