JEPARA — Pertandingan Persijap Jepara melawan Persis Solo berlangsung ketat sejak awal laga pada pekan ke-24 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Hingga akhir babak pertama, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.
Persijap lebih dulu menciptakan peluang pada menit ke-7 melalui tendangan bebas Borja Herrera.
Sepakan gelandang asal Spanyol tersebut sempat memantul dan mengarah ke gawang Persis Solo.
Namun kiper Persis, Riyandi, berhasil menepis bola sehingga peluang itu gagal menjadi gol.
Memasuki menit ke-15, penguasaan bola antara kedua tim berlangsung cukup seimbang.
Persijap dan Persis sama-sama mencoba membangun serangan, meski peluang bersih masih jarang tercipta.
Persis kemudian memperoleh kesempatan lewat aksi Zanadin Fariz dari sisi kiri lapangan.
Baca Juga: Jelang Kick Off Persijap Jepara Vs Persis Solo : Laskar Kalinyamat Full Percaya Diri
Ia berhasil melewati beberapa pemain Persijap sebelum mengirimkan umpan silang ke kotak penalti.
Sayangnya, Dejan Tumbas yang menyambut bola tidak mampu memaksimalkan peluang tersebut.
Persijap hampir membuka keunggulan pada menit ke-31.
Carlos Franca menerima umpan dari Lucas Morelatto dan berusaha menuntaskan peluang di depan gawang Persis.
Namun sepakan Franca masih mampu diblok bek lawan.
Hingga menit ke-45, skor Persijap melawan Persis Solo masih bertahan 0-0.
Wasit Rio Permana Putra memberikan tambahan waktu dua menit sebelum menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, drama sempat terjadi pada menit ke-51.
Pemain Persijap, Rubio, awalnya diganjar kartu merah setelah dianggap melakukan pelanggaran berbahaya saat berduel dengan striker Persis Solo, Roman Paparyha.
Dalam duel tersebut, kaki Rubio yang terangkat mengenai wajah pemain lawan.
Akibat keputusan itu, Persijap sempat harus bermain dengan 10 pemain.
Namun wasit Rio Permana Putra kemudian melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Setelah meninjau ulang kejadian tersebut, keputusan kartu merah terhadap Rubio akhirnya dianulir dan diganti dengan kartu kuning.
Dengan demikian, Persijap tetap bermain dengan 11 pemain di lapangan.
Editor : Abdul Rochim